Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Muslim, Hamdi
Rumzi, Samin
JAMHUR, POTI
Subject
338.04092 Entrepreneurs/Entrepreneur, Wirausaha
Datestamp
2022-05-17 07:14:15
Abstract :
Dalam mengatasi masalah kemiskinan, pemberdayaan masyarakat merupakan cara
yang selalu digunakan baik oleh instansi pemerintah ataupun instansi swasta
dengan konsep yang berbeda salah satunya yaitu melalui Social Entrepreneurship.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan tentang implementasi
serta faktor pendukung dan penghambat program Social Entrepreneurship Yayasan
Kesejahteraan Madani pada Kelompok Usaha Madani di Kota Tanjungpinang.
Penelitian ini merupakan penelitian yang berjenis deskriptif dengan pendekatan
kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan
observasi serta menggunakan teknik penunjang lainnya berupa studi kepustakaan,
baik yang bersumber dari bahan cetak maupun non cetak, seperti buku, artikel,
jurnal ilmiah dan sumber elektronik lainnya. Metode analisis yang digunakan
adalah analisis kualitatif yaitu memberikan fokus pada penyimpulan terhadap
berbagai bukti empiris berdasarkan peristiwa yang terjadi di lapangan. Berdasarkan
3 indikator implementasi menurut Soren C. Winter ditemukan bahwa, pertama
perilaku organisasi dan antar organisasi belum terlaksana secara optimal yang
dibuktikan dengan adanya komitmen, namun koordinasi yang dilakukan masih
bersifat umum belum spesifik terkait program, kedua perilaku birokrasi level bawah
sudah berjalan secara optimal yang dibuktikan dengan adanya kontrol organisasi
dan profesinalisme para pengurus dalam melaksanakan program, dan ketiga
perilaku kelompok sasaran berjalan kurang optimal yang dibuktikan dengan
berbagai respon negatif seperti ketidakaktifan penerima bantuan dalam pembinaan.
Kesimpulannya bahwa implementasi program Social Entrepreneruship Yayasan
Kesejahteraan Madani (Yakesma) Kepulauan Riau di Kota Tanjungpinang belum
berjalan secara optimal. Hal tersebut mengakibatkan tujuan akhir yang diharapkan
dari implementasi program Social Entrepreneurship yang berupa kesejahteraan dan
kemandirian masyarakat tidak tercapai sepenuhnya.