Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
ERFAN, HARTONO
Dian, Prima Safitri
Fitri, Kurnianingsih
Subject
303.34. Kepemimpinan
Datestamp
2021-07-19 06:55:48
Abstract :
Penelitian ini berdasarkan dari sebuah fenomena dimana pada
tahun 2018 dibangun sebuah Kampung Pelangi di Kota Tanjungpinang.
Kampung Pelangi yang merupakan salah satu spot yang dibangun untuk
merubah image kawasan di Kota Tanjungpinang, terutama kawasankawasan yang mulanya memiliki kesan kumuh untuk direkayasa menjadi
satu spot yang menarik dan layak dijadikan sebagai salah satu destinasi
wisata baru pariwisata Kota Tanjungpinang melalui City branding Kota
Tanjungpinang yang bertajuk ?Pesona Tanjungpinang?. City branding
merupakan strategi dari sebuah kota atau daerah untuk membuat
positioning yang kuat sehingga kota dan daerah tersebut dikenal secara
luas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk
mengetahui dan mendeskripsikan peran pemerintah daerah dalam
membangun city branding di Kota Tanjungpinang terkait positioning
kampung wisata baru yaitu Kampung Pelangi yang dianggap menjadi ikon
terbaru di Kota Tanjungpinang.
Penelitian ini menggunakan dua subjek yaitu Dinas Pariwisata dan
Kebudayaan Kota Tanjungpinang dan Kelurahan Melayu Kota Piring yang
terlibat dalam Penanganan Kampung Pelangi. Teknik pengumpulan data
dilakukan dengan observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil
penelitian menunjukan bahwa peran pemerintah daerah yang dilakukan
oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Tanjungpinang dalam
membangun city branding Kota Tanjungpinang melalui Kampung Pelangi,
yaitu : 1). Survei Pemetaan (Mapping Survey),belum optimal dikarenakan
masih kurangnya perencanaan dalam pengembangan kampung pelangi, 2).
Analisis Kompetitif (Competitive Analysis) masih sangat lemah
dikarenakan kurangnya pengelolaan dan belum memadainya fasilitasfasilitas pendukung, 3). Cetak Biru (Blueprint), sudah dilakukan namun
karna kurangnya perencanaan kedepan membuat kampung pelangi tidak
berkembang, 4). Implementasi (Implementation), membuat pentas seni
dangan tagline ?Pesona Kampung Melayu Kampung Pelangi? dan
mempromosikannya di media sosial. Namun dikarenakan kurangnya
perencanaan dan pengelolaan membuat city branding Kota Tanjungpinang
melalui Kampung Pelangi belum dapat direkomendasikan sebagai salah
satu destinasi wisata yang harus dikunjungi di Kota Tanjungpinang.
Kata Kunci : Peran , Pemerintah Daerah, City branding