Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Saed Rizki, Yurian
Tumpal, Manik
Jack Febriand, Adel
Subject
332 Financial Economics, Finance/Ekonomi Keuangan dan Finansial, Ekonomi Biaya dan Pembiayaan
Datestamp
2021-07-20 13:29:27
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menilai biaya usaha dengan menggunakan
analisis revenue cost ratio, payback period, dan break even point untuk menilai
kelayakan usaha kerupuk diWilayah Kelurahan Sei. Lekop Kecamatan Bintan
Timur Kabupaten Bintan. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh usaha
kerupuk diwilayah Kelurahan Sei.Lekop berjumlah 6 usaha. Metode pengambilan
sampel dalam penelitian ini adalah sampling jenuh. Sampling jenuh adalah teknik
penentuan sampel bila semua anggota populasi dijadikan sampel. Hasil dari
penelitian ini menunjukkan nilai revenue cost ratio pada usaha pengolahan di
kelurahan sei. Lekop dengan nilai rata-rata 1,95 artinya dari Rp.100 biaya yang
dikeluarkan akan memperoleh pendapatan Rp.1.95. Nilai R/C tertinggi yaitu
usaha kerupuk ikan tamban Pak Wito 2,16 dan yang terkecil yaitu keripik kari
seafood Nurbaina 1,69. Sementara nilai analisis payback period berada diantara
0,93 bulan (28 hari) sampai 4,09 bulan (4 bulan 3 hari). Sedangkan nilai BEP dan
BEP penjualan untuk kerupuk ikan tamban adalah sebesar 468 kg dengan
pendapatan sebesar Rp.21.074.086 dan keripik kari seafood sebesar 176 pcs
dengan pendapatan sebesar Rp.2.699.347. Pada tingkat jumlah produksi 20.059 kg
dan 12.464 pcs dengan pendapatan sebesar Rp.902.655.000 dan Rp.203.635.000.
Oleh karena itu seluruh usaha di Kelurahan Sei.lekop Kecamatan Bintan Timur
Kabupaten Bintan menguntungkan dan layak untuk di kembangkan, karena nilai
analisis revenue cost ratio > 1. Nilai analisis payback period dinyatakan layak
Karena periode pengembalian lebih cepat dari periode pengembalian maksimal
yang ditentukan oleh pelaku usaha. Dan BEP terdapat selisih yang cukup jauh
antara nilai BEP unit dengan total produksi serta BEP penjualan dengan total
penjualan