Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
KURNIA, MALA
Lestari, Febri
Sabriyati, Deni
Subject
650 - 659 Management and Auxiliary Service (Manajemen dan Ilmu yang Berkaitan)
Datestamp
2024-08-05 06:14:14
Abstract :
Indonesia merupakan negara kepulauan dengan sumber daya hayati salah satunya
hutan mangrove. Salah satu dari sumberdaya di wilayah pesisir yang mendapat
perhatian saat ini adalah ekosistem mangrove. Dari segi ekologi, mangrove
berperan penting sebagai rantai makanan di laut, menunjang keberadaan beberapa
jenis ikan, udang, dan moluska. Ekosistem mangrove, selain memiliki fungsi
ekologis juga memiliki manfaat ekonomi yang cukup besar. Silvo-ekowisata
mangrove adalah kegiatan ekowisata terintegritas dengan konservasi mangrove dan
pemberdayaan masyarakat lokal sehingga masyarakat turut serta menikmati
manfaat kegiatan pariwisata tersebut. Secara keseluruhan, kawasan mangrove
memerlukan pertumbuhan yang matang tanpa mengorbankan statusnya sebagai
pelestari dan pelindung lingkungan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui kesesuaian dan daya dukung silvo-ekowisata kawasan mangrove
Kampung Bagan serta persepsi dan partisipasi kelompok pengelola kawasan
mangrove Kampung Bagan. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2023
sampai Januari 2024, di perairan Kampung Bagan, Kota Batam, Provinsi
Kepulauan Riau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik survei
yang disesuaikan dengan objek penelitian. Terdapat 2 parameter pengujian yakni
parameter ekologi dan parameter sosial. Hasil penelitian menunjukkan kesesuaian
kawasan ekosistem mangrove Kampung Bagan Kota Batam sebagai kawasana
silvo-ekowisata termasuk dalam kategori sesuai dengan nilai indeks kesesesuaian
silvo-ekowisata 76,34%. Daya dukung kawasan silvo-ekowisata Kampung Bagan
Kota Batam sesuai untuk kegiatan replanting yang berlangsung dengan jumlah
pengunjung yang dapat ditampung yaitu 208 orang/hari. Persepsi terhadap
pengembangan kawasan silvo-ekowisata menunjukkan hasil 69% sangat setuju dan
31% setuju. Selain itu, kelompok pengelola juga turut bersedia berpartisipasi dalam
pengembangan kawasan silvo-ekowisata Kampung Bagan, Kota Batam dengan
hasil analisis 62,10% sangat setuju dan 37,9% setuju