Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
PRATAMA, RIZKI
Apriadi, Tri
Melani, Winny Retna
Subject
650 - 659 Management and Auxiliary Service (Manajemen dan Ilmu yang Berkaitan)
Datestamp
2025-02-07 01:55:28
Abstract :
Kampung Bugis merupakan salah satu kelurahan yang ada di Kecamatan
Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang. Kawasan pesisir ini memiliki akvitas
pemukiman padat penduduk dan jalur lalu lintas kapal yang masif yang secara
langsung maupun tidak langsung dapat menyebabkan pencemaran dan penurunan
kualitas perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualititas perairan dan
indeks pencemaran perairan Kampung Bugis Kota Tanjungpinang. Penelitian ini
dilakukan pada bulan Mei 2024. Teknik penentuan titik sampel yang dilakukan
adalah teknik random sampling, di mana pemilihan sampel dilakukan secara acak
sebanyak 30 titik mengunakan Software Quantum GIS yang disebar secara acak di
perairan Kampung Bugis dengan pertimbangan yang mana lokasi penelitian
hampir memiliki karakteristik yang sama. Pengukuran parameter fisika, kimia dan
biologi dilakukan secara in situ dan ex situ. Berdasarkan hasil pengukuran,
paramater suhu, kekeruhan, pH, DO dan coliform masih memenuhi baku mutu
berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 22 tahun 2021 lampiran VIII peruntukan
untuk biota laut . Sedangkan parameter kecerahan, TDS, salinitas, amonia dan
fosfat tidak memenuhi baku mutu berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 22
tahun 2021 lampiran VIII peruntukan untuk biota laut. Nilai indeks pencemaran
perairan Kampung Bugis berada pada angka 5,76 menandakan terindikasi
tercemar sedang. Dari hasil tersebut, Pemerintah dan berbagai pemangku
kepentingan harus berkolaborasi dalam pengelolaan yang berkelanjutan untuk
mencegah pencemaran di wilayah pesisir yang padat penduduk. Hal ini dapat
dilakukan dengan menciptakan sistem pengumpulan dan pengolahan sampah yang
efektif, membangun fasilitas sanitasi yang memadai, mengelola limbah rumah
tangga secara tepat, dan meningkatkan kesadaran masyarakat melalui pendidikan
dan sosialisasi lingkungan. Selain itu, diperlukan juga penelitian dan
pengembangan teknologi dan kerja sama dengan organisasi non-pemerintah untuk
membuat program restorasi. Berdasarkan hasil tersebut, indeks pencemaran
perairan Kampung Bugis tergolong tercemar sedang.