Abstract :
Masalah dalam penelitian ini adalah masih rendahnya kemampuan berpikir kritis
peserta didik pada mata pelajaran ekonomi, peserta didik cenderung pasif dan
masih kesulitan mengerjakan soal yang memiliki kriteria berpikir kritis
dikarenakan pembelajaran di kelas yang masih berpusat pada guru. Penelitian ini
bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata
pelajaran ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan
desain nonequivalent control group desain. Teknik pengumpulan data
menggunakan tes uraian. Sampel yang yang digunakan dalam penelitian ini
adalah kelas XI IPS 2 dan XI IPS 3 yang diambil dengan teknik purposive
sampling. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan
peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran
ekonomi dengan materi pokok perdagangan internasional antara kelas eksperimen
yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games
Tournament (TGT) berbantukan media mind mapping dengan kelas kontrol yang
menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal ini dapat ditunjukkan
berdasarkan perolehan rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 85,45
sedangkan untuk kelas kontrol rata-rata nilai posttest sebesar 74,34. Berdasarkan
perolehan rata-rata N-Gain pada kelas eksperimen sebesar 0.75 dan untuk kelas
kontrol rata-ratanya lebih kecil yaitu 0.56. Selain itu berdasarkan uji Independent
Samples T-Test diperoleh nilai Sig.(2-tailed) 0.000 < 0.05. Dari hasil analisis dan
perhitungan tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe
Teams Games Tournament (TGT) berbantukan media mind mapping memberikan
efektivitas yang lebih tinggi dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis
peserta didik dibandingkan model pembelajaran konvensional.
Kata Kunci: Berpikir Kritis, Teams Games Tournament, Mind Mapping