Abstract :
Di Indonesia, bahasa Inggris merupakan bahasa asing, sehingga
menguasai bahasa Inggris masih dianggap sulit. Dalam mempelajari bahasa
Inggris, pengenalan kata atau pengetahuan kosakata diyakini sebagai hal yang
harus dikuasai terlebih dahulu karena dapat mempengaruhi kemampuan lainnya
seperti mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis. Di masa kini, ketika
teknologi menjadi bagian besar dalam pembelajaran, electronic flashcards dapat
dimanfaatkan dalam pembelajaran kosakata. Oleh karena itu, penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa SMP terhadap penggunaan electronic
flashcards sebagai media pembelajaran kosakata. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah studi kasus deskriptif. Partisipan terdiri dari 6 siswa disalah
satu Sekolah Menengah Pertama Tasikmalaya. Pengumpulan data penelitian
menggunakan wawancara semi terstruktur. Data analisis menggunakan analisis
tematik (Braun & Clarke, 2006). Hasil penelitian menunjukan, terdapat dua tema
yang menjadi temuan dalam penelitian ini, yaitu persepsi positif dan persepsi
negatif. Persepsi positif meliputi kelebihan electronic flashcards dalam
pembelajaran kosakata, yaitu; (1) meningkatkan motivasi siswa dalam
mempelajari kosakata Bahasa Inggris; dan (2) meningkatkan penguasaan kosakata
siswa. Sedangkan persepsi negatif meliputi kekurangan dari media pembelajaran
yang digunakan, yaitu; (1) penggunaan media pembelajaran yang menerus; dan
(2) masalah teknis. Dengan demikian, guru dapat mempertimbangkan kelebihan
dan kekurangan dari electronic flashcards sebagai acuan untuk meningkatkan
penguasaan kosakata siswa, dan proses belajar mengajar kosakata Bahasa Inggris.
Kata kunci: Electronic flashcards, persepsi, penguasaan kosakata,
pembelajaran Bahasa Inggris