Abstract :
Pada dasarnya beton memiliki sifat dasar, yaitu kuat terhadap tegangan tekan dan
lemah tehadap tegangan tarik. Kuat tekan beton dipengaruhi oleh jenis bahan
penyusunnya, jika bahan penyusunnya bagus, solid maka nantinya akan
menghasilkan beton yang mempunyai kuat tekan tinggi. Pada penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan dua jenis (merk) semen, yaitu
semen PPC (Semen R) dan semen PCC (Semen D) dalam satu campuran beton
terhadap kuat tekan beton. Pembuatan benda uji menggunakan silinder diameter 15
cm dan tinggi 30 cm dengan menggunakan f?c 20 MPa dan Fas 0,5. Penelitian ini
menggunakan 3 (tiga) macam perlakuan yaitu: perlakuan I menggunakan semen
PPC (Semen R), perlakuan II menggunakan semen PCC (Semen D), perlakuan III
menggunakan campuran semen PPC (Semen R) + semen PCC (Semen D) dengan
perbandingan volume 1 : 1. Dari penelitian yang dilakukan didapatkan kuat tekan
beton rata-rata pada umur 28 hari, semen PPC (Semen R) = 23,77 MPa, semen
PCC (Semen D) = 28,29 MPa, semen PPC (Semen R) 1 : semen PCC (Semen D) 1
= 24,80 MPa. Nilai kuat tekan beton setelah pencampuran lebih tinggi dari nilai
kuat tekan beton yang hanya menggunakan semen PPC (Semen R), dikarenakan
pencampuran antara semen mengakibatkan reaksi kimia baru dan mempengaruhi
kuat tekan beton.
Kata Kunci: Semen,PPC, PCC, Kuat Tekan, Beton