Abstract :
Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas
Keguruan Dan IImu Pendidikan Universitas Siliwangi Tasikmalaya. Dibawah Bimbingan
Rendra Gumilar, S.Pd.M.Pd. dan Bentanika Nila Nirbita,S.Pd.M.Pd.
Masalah dalam, penelitian ini adalah masih rendahnya Critical Thingking (kemampuan
berpikir kritis) peserta didik pada mata pelajaran ekonomi. Penelitian ini dilakukan untuk
mengetahui keefektifan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dengan
berbantuan media ICT dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada
mata pelajaran ekonomi kelas XI MA Idrisiyyah tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini
menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Pre-Eksperimen The One Grup
Petest-posttest Design dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes. Populasi dan
simple dalam penelitian ini adalah kelas XI IPS 1 dengan jumlah 21 peserta didik.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan peningkatkan hasil
penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis
yang merujuk kepada ranah kognitif. Hal ini dapat ditunjukkan berdasarkan peningkatan
rata-rata nilai pretest yaitu 22,14 menjadi nilai possest yaitu 74,76. Berdasarkan perolehan
rerata N-Gain diperoleh adalah 0,67. Selain itu berdasarkan uji paired samples T Test
diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) 0,00 < 0,05. Dari hasil analisis dan perhitungan
tersebut menunjukan bahwa model pembelajaran problem Based Learning baerbantuan
media ICT efektif digunakan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta
didik. Hal ini terjadi karena dalam prosesnya pembelajaran lebih berpusat kepada peserta
didik sehingga peserta didik dapat lebih aktif membangun pengetahuan melalui proses
diskusi satu sama lain.
Kata kunci: Critical Thingking, Ploblem Based Learning, Media ICT