Abstract :
Remaja rentan mengalami masalah gizi seperti kekurangan energi kronis, obesitas,
hingga anemia. Remaja perempuan berisiko tinggi mengalami anemia
dibandingkan remaja putra. Mengonsumsi makanan tinggi zat besi dapat mencegah
anemia pada remaja putri, salah satunya dengan memanfaatkan bahan pangan lokal,
yaitu ikan teri dan oncom sebagai bahan substitusi yang dapat dijadikan cookies.
Tujuan penelitian ini, yaitu menganalisis dan mengetahui daya terima serta
kandungan zatt besii pada formulasi cookies substitusi tepung ikan teri dan oncom.
Penelitian cookies substitusi ikan teri dan oncom menggunakan desain Research
and Development yang terdiri dari empat perlakuan dengan perbandingan tepung
terigu, tepung ikan teri, dan oncom yaitu F0 (100:0:0), F1 (75:15:10), F2
(65:20:15), F3 (55:25:20). Pengujian organoleptik oleh 35 panelis tidak terlatih.
Pengujian kadar zat besi cookies menggunakan metode ICP-OES. Analisis data
organoleptik menggunakan uji Kruskal Wallis serta analisis kandungan zat besi
menggunakan uji ANOVA dilanjutkan uji Duncan. Hasil uji organoleptik diperoleh
formula yang paling disukai panelis yaitu formula kontrol (F0). Substitusi tepung
ikan teri serta oncom berpengaruh (p<0.05) terhadap warna, aroma, rasa, dan
tekstur cookies. Uji kandungan zat besi menunjukkan terdapat perbedaan nyata
pada formulasi cookies (p<0.05). Kandungan zat besi cookies substitusi tertinggi
tiap 100gram cookies yaitu formula F0 dengan kadar zat besi 3,99 mg. Empat
keping cookies F0 dan F3 dapat memenuhi kebutuhan zat besi untuk remaja putri
melalui makanan selingan berdasarkan AKG.
Kata Kunci: Anemia remaja putri, Cookies, Ikan Teri, Oncom