Abstract :
: Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit kronis
dimana kadar gula darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau
menggunakan insulin sehingga kadar gula dalam darah tidak dapat dimetabolisme.
Indonesia berada di posisi kelima dengan jumlah penderita diabetes melitus
sebanyak 19,47 juta pada tahun 2021 dan diperkirakan jumlah tersebut dapat
mencapai 28,57 juta pada tahun 2045. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian diabetes melitus pada
pra lansia (usia 45-59 tahun) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Dayeuhluhur I
Kabupaten Cilacap. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif
dengan desain case control. Pengambilan sampel menggunakan metode quota
sampling dan accidental sampling. Diperoleh sampel penelitian sebanyak 72
responden kelompok kasus dan 72 responden kelompok kontrol. Variabel terikat
dalam penelitian ini yaitu kejadian diabetes melitus pada pra lansia, sedangkan
variabel bebas dalam penelitian ini yaitu riwayat keluarga, obesitas, dan hipertensi.
Analisis data menggunakan uji chi-square untuk menganalisis hubungan antara dua
variabel. Hasil: Berdasarkan hasil analisis bivariat diperoleh bahwa faktor risiko
yang berhubungan dengan diabetes melitus pada pra lansia adalah riwayat keluarga
(p value= 0,043: OR= 2,553), obesitas (p value= 0,011: OR= 2,567), hipertensi (p
value= 0,006: OR= 2,838). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian
menunjukkan bahwa riwayat keluarga, obesitas, dan hipertensi memiliki hubungan
yang signifikan dengan kejadian diabetes melitus pada pra lansia di wilayah kerja
UPTD Puskesmas Dayeuhluhur I Kabupaten Cilacap. Saran: Diharapkan mampu
mengendalikan faktor risiko yang dapat dimodifikasi maupun faktor risiko tidak
dapat di modifikasi.
Kata Kunci : Diabetes Melitus, faktor risiko, pra lansia