DETAIL DOCUMENT
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING ATAS DALAM PERMAINAN BOLA VOLI DENGAN MENGGUNAKAN METODE TUGAS PADA SISWA KELAS VI SD SUKASARI (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas VI SD Sukasari Kecamatan Salopa Kabupaten Tasikmalaya)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Siliwangi
Author
WIDYASARI, FITRI
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2022-10-27 08:38:59 
Abstract :
ABSTRAK FITRI WIDYASARI. (2013). ?Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Passing Atas Dalam Permainan Bola Voli Dengan Menggunakan Metode Tugas Pada Siswa Kelas VI SD Sukasari?. (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas VI SD Sukasari Kecamatan Salopa Kabupaten Tasikmalaya) Sesuai dengan rumusan permasalahan yang telah penulis kemukakan di atas, maka tujuan penelitian ini adalah untuk memecahkan masalah pada pembelajaran teknik dasar passing atas dengan menggunakan metode pembelajaran tugas, adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Passing Atas Dalam Permainan Bola Voli Kelas VI SD Sukasari Kecamatan Salopa Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Populasi penelitian ini adalah siswa Siswa Kelas VI SD Sukasari Kecamatan Salopa Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 20 orang. Semua populasi dijadikan sampel (total sampling). Instrumen penelitian ini adalah tes passing atas. Hasil penelitian tindakan kelas terhadap siswa Siswa Kelas VI SD Sukasari Kecamatan Salopa Kabupaten Tasikmalaya dengan menggunakan metode tugas ternyata menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa berarti menunjukkan adanya perbaikan kegiatan belajar mengajar. Peningkatan kegiatan pembelajaran dan hasilnya dapat di lihat dari analisis observasi guru, siswa, wawancara terhadap siswa bahkan dari tes kognitif. Pada siklus I hasil belajar siswa lebih rendah dibandingkan pada siklus II, hal ini disebabkan siswa pada siklus I masih merasa canggung karena di ajar oleh guru yang baru dan belum mengerti tentang metode yang diberikan akibatnya siswa kurang berpartisipasi pada saat pembelajaran berlangsung di samping itu juga siswa belum bisa berinteraksi dengan gurunya. Kekurangan ? kekurangan tersebut diperbaiki pada siklus II di mana pada siklus II ini guru lebih mengoptimalkan semua yang kegiatan dalam pembelajaran juga memberikan perhatian dan pendekatan lebih kepada siswa juga kekurangan ? kekurangan yang terjadi pada siklus I. Dengan pembelajaran metode tugas ini siswa mendapatkan pengetahuan dari guru dan bahkan dari temannya sendiri sehingga siswa mendapatkan pengetahuan tambahan selain yang mereka pelajari dari literatur. Sebagai tindak lanjut dari hasil penelitian ini maka saran yang dapat penulis ajukan antara lain : 1. Metode tugas dapat digunakan oleh guru Penjas untuk mempermudah pemahaman siswa terhadap pelajaran Pendidikan Jasmani sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat. 2. Mengajar dengan menggunakan metode tugas harus lebih divariasikan lagi untuk menghindari kejenuhan siswa. 3. Guru perlu mengembangkan penelitian tindakan kelas terhadap materi yang di anggap sulit diterima oleh siswa pada saat pembelajaran. 4. Keberhasilan belajar Penjas tidak hanya tertumpu pada banyaknya waktu bagi guru untuk menjelaskan materi, tetapi tergantung pada keseriusan siswa dan keinginan siswa untuk mempelajari sebuah materi tersebut. 5. Untuk peneliti selanjutnya diharapkan mengoptimalkan waktu memberikan bentuk latihan pada metode tugas. 
Institution Info

Universitas Siliwangi