Institusion
Universitas Siliwangi
Author
ZUHRIAH, RIYAN KHOERUNNISA
Subject
JA Political science (General)
Datestamp
2022-12-08 06:05:39
Abstract :
ABSTRAK
Kepemimpinan dan gaya kepemimpinan dalam sebuah pesantren
mempunyai keunikan tersendiri. Begitupula dengan pesantren tarekat yang sang
sangat kental dengan ajaran sufisme. Terlebih jika dikontekstualisasikan pada
model kepemimpinan Syekh Muhamad Abdul Gaos sebagai Mursyid Ke 38 TQN
Suyalaya Di Presntren Ciceuri Sirnarasa. Dalam tradisi TQN Suryalaya pemimpin
dalam hal ini mursyid sudah tiga kali berganti. Dari mulai Abah Sepuh, Abah
Anom dan sekarang Abah Gaos. Akan tetapi pada realitasnya pergantian
kepemimpinan tersebut menuai pro dan kontra yang menyebabkan friksi pada
level murid bahkan elite pesantren. Hal ini terjadi setelah kepemimpinan Abah
Anom atau lebih tepatnya pada kepemimpinan Abah Gaos. Pasalnya Abah Gaos
bukan keturunan keluarga TQN Suryalaya layaknya Abah Sepuh dan Abah Anom.
Sehingga permasalahan ini perlu dieksplorasi untuk mengetahui keadaan yang
sebenarnya dari perspektif model dan gaya kepemimpinan tarekat.
Penelitian ini mengkaji tentang model kepemimpinan daalam konteks
pesantren tarekat dengan menggunakan teori model kepemimpinan dan gaya
kepemimpinan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan
pendekatan studi kasus. Teknik Pengambilan sampel yang digunakan dalam
penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data
menggunakan studi wawancara, observasi serta dokumentasi. Teknik analisis data
menggunakan model analisis interaktif. Validitas data menggunakan trianggulasi
data sumber.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa model kepemimpinan Abah
Gaos termasuk dalam model kepemimpinan kharismatik. Sedangkan dalam
menjalankan kepemimpinannya dalam pesantren merujuk pada pola democratic
tetapi sesekali dalam hal tertentu otokratik. Dan terkait friksi kepemimpinan
masih terjadi karena masing-masing memegang keyakinan tersendiri baik yang
setuju atau yang tidak setuju terhadap kemursyidan Abah Gaos tetapi tidak
mempengaruhi eksistensi TQN Suryalaya.
Kata Kunci: Kepemimpinan, Model kepemimpinan, Pesantren Tarekat,