Abstract :
ABSTRAK
PUJI KUSUMAWATI. 2022. ANALISIS KESALAHAN PESERTA DIDIK
DALAM MENYELESAIKAN SOAL PENALARAN ANALOGI MATEMATIS
DITINJAU DARI GAYA BELAJAR. Jurusan Pendidikan Matematika. Fakultas
Keguruan Dan Ilmu Pendidikan. Universitas Siliwangi.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan peserta didik dalam
menyelesaikan soal penalaran analogi matematis ditinjau dari gaya belajar dan
karakteristik dari tiap tipe gaya belajar peserta didik dalam menyelesaikan soal penalaran
analogi matematis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode
deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes penalaran analogi
matematis, penyebaran angket gaya belajar, dan wawancara tak terstruktur. Subjek
penelitian merupakan peserta didik kelas VIII-E di SMP Negeri 1 Wado yang memenuhi
setiap tahapan penalaran analogi matematis serta ditemukan adanya kesalahan paling
banyak dari tiap tipe gaya belajar dan dapat memberikan informasi yang rinci tentang
kesalahan yang dilakukan pada saat wawancara. Teknik analisis data yang digunakan
yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa peserta didik dengan gaya belajar auditorial melakukan kesalahan
membaca, kesalahan memahami, kesalahan keterampilan proses dan kesalahan penulisan
jawaban, selain itu memiliki karakteristik mudah terganggu oleh keributan, menggerakan
bibir saat membaca, merasa kesulitan dalam menulis namun hebat dalam berbicara.
Peserta didik dengan gaya belajar kinestetik melakukan kesalahan memahami, kesalahan
keterampilan proses, dan kesalahan penulisan jawaban, selain itu memiliki karakteristik
berbicara dengan perlahan, berorientasi pada fisik, menggunakan jari sebagai penunjuk
dan ingin melakukan segala sesuatu. Peserta didik dengan gaya belajar visual melakukan
kesalahan memahami, kesalahan keterampilan proses, dan kesalahan penulisan jawaban,
selain itu memiliki karakteristik rapi, teratur, berbicara dengan cepat dan perencana dan
pengatur jangka panjang yang baik. Peserta didik tidak melakukan kesalahan
transformasi karena peserta didik mampu mengubah informasi pada soal ke dalam
kalimat matematika dan mampu menjelaskan proses perubahannya.
Kata kunci: kesalahan, penalaran analogi matematis, gaya belajar