Abstract :
ABSTRAK
Motor BLDC merupakan salah satu jenis motor sinkron. Dibandingkan motor
DC konvensional, motor BLDC menggunakan perangkat electric commutation
daripada mechanical commutation sehingga memiliki bandwidth kecepatan yang
lebih tinggi Namun dibalik kelebihan tersebut, electric comutation ini
mengakibatkan pengendalian disisi electric menjadi lebih kompleks. Oleh karena
itu pada penelitian ini akan dilakukan perancangan sistem pengatur kecepatan
motor BLDC. Selain itu ketika ada gannguan dari luar, kecepatan motor BLDC
menjadi menurun. Oleh karena itu digunakan kendali PI untuk menghilangkan
turunnya kecepatan. Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa
kecepatan naik secara linier dengan keberartian 97,78% dan kenaikan 10% duty
cycle akan menaikan kecepatan sebesar 684.82 RPM dengan akurasi ± 2.22%.
Motor BLDC yang diatur secara permanen pada duty cycle PWM 50%,
menghasilkan kecepatan 4373 RPM. Saat diberi beban, kecepatan turun dari 4373
RPM menjadi 2815,84 RPM atau mengalami penurunan sebesar 35,61%.
Kecepatan motor BLDC dapat kembali ke referensi kecepatan 4373 RPM dengan
cara menggunakan kendali PI. Dapat disimpulkan bahwa metode Chien-Regulator
yang terbaik dengan menghasilkan minimum error steady state = -1,01% dan
maximum error steady state = 0,83% pada referensi kecepatan 4373 RPM.
Kata Kunci: electric commutation, duty cycle, kendali PI, konverter buck,
mechanical commutation, motor BLDC