Institusion
Universitas Siliwangi
Author
Saepudin, Rizza Febi Nurjamil
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Datestamp
2023-02-16 06:14:59
Abstract :
ABSTRAK
Beton merupakan bahan bangunan yang memiliki campuran antara agregat halus
(pasir), agregat kasar (batu krtikil), air, dan semen Portland atau semen lainnya, dan
dapat dicampur menggunakan bahan tambahan seperti bahan yang bersifat kimiawi
(aditif) dan atau fisikal pada perbandingan atau mix design tertentu. Pada umumnya
penggunaan air pada campuran ataupun curing beton menggunakan air normal
dengan suhu (25-32)?. Pada penelitian ini Perawatan beton (curing) dan
campuran beton menggunakan air dingin suhu (0-4)0C. Dilakukan empat metode
pengujian yaitu campuran beton normal dengan curing air dingin dan air normal
serta campuran beton dingin dengan curing air dingin dan air normal. Bentuk benda
uji yang digunakan adalah balok dengan ukuran 15 x 15 x 60 cm. Pengujian kuat
lentur dilakukan pada saat beton berumur 7, 14, 21 dan 28 hari. Hasil penelitian
diperoleh bahwa campuran beton dengan air dingin dan curing air dingin suhu (0-
4)0C lebih optimal dibandingkan dengan metode lainnya dengan nilai kuat lentur
5,23 Mpa. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin rendah suhu
curing maka semakin tinggi nilai kuat lentur yang didapatkan.
Kata Kunci: Beton, Suhu, Kuat Lentur.