Institusion
INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO
Author
MADUR, Libertus
Subject
266 Misi Kristiani, misi Kristen
Datestamp
2022-11-25 04:59:04
Abstract :
Penulisan karya tulis ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlibatan Gereja
lokal Keuskupan Ruteng dalam pembangunan pendidikan masyarakat Manggarai.
Dalam merampung karya tulis ini penulis menggunakan dua metode. Pertama,
kajian kepustakaan. Dalam kajian kepustakaan ini, penulis membaca berbagai
literatur seperti; buku, dokumen-dokumen Ajaran Sosial Gereja (ASG), data-data
pusat pastoral Keuskupan Ruteng, artikel serta informasi penting lain yang sesuai
dengan tema karya tulis ini. Data-data ini diolah dan dianalisis secara teliti dan
digunakan dengan selektif. Kedua, penelitian lapangan. Dalam penelitian lapangan,
penulis mewawancarai satu narasumber kunci guna memperkuat data-data yang
sudah ditemukan dalam kajian kepustakaan.
Pendidikan merupakan proses memanusiakan manusia atau upaya
menumbuh-kembangkan potensi dalam diri setiap individu agar mampu mewujudkan
dirinya secara utuh. Pendidikan membantu manusia untuk bertumbuh dan
berkembang ke arah kedewasaan. Pendidikan juga menjadi dimensi yang sanagt
strategis bagi terwujudnya kesejahteraan bersama (bonum commune) dalam
masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa keterlibatan Gereja lokal
Keuskupan Ruteng dalam pembagunan pendidikan masyarakat merupakan seluruh
upaya untuk membantu perkembangan masyarakat yang mencakupi semua aspek,
baik itu aspek kognitif, afeksi, moral, rohani serta pendidikan yang berdimensi
personal dan sosial. Beberapa wujud konkrit keterlibatan Gereja Keuskupan Ruteng
dalam pembangunan pendidikan masyarakat Manggarai ialah (1) melalui yayasan
pendidikan Sukma yang menaungi ratusan sekolah mulai dari tingkat dasar sampai
perguruan tinggi, (2) sosialisasi pendidikan, (3) pelatihan guru profesional, (4)
pelatihan manajemen bagi para ketua yayasan pendidikan Katolik se-Keuskupan
Ruteng, (5) pendidikan Kitab Suci dan katekese pendidikan, (6) dialog pendidikan
berbasis media, (7) penggalangan dana abadi pendidikan, (8) pendidikan
pemberdayaan ekonomi umat dan (9) pendidikan kategorial.