Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Atmaja, Khema Akira Novana
Anakottapary, Daud Simon
Sugina, I Made
Subject
Ilmu Teknik
Datestamp
2022-09-15 01:35:21
Abstract :
Pompa kalor termasuk sistem mesin refrigerasi yang salah satu prosesnya
adalah melepaskan energi panas yang bisa dimanfaatkan sebagai metode
pengeringan. Penulis ingin memanfaatkan variasi energi panas yang dilepaskan oleh
kondensor untuk mengeringkan produk kunyit pada sistem refrigerasi maka
kandungan air kunyit menurun dengan cara mengalirkan udara panas ke kabin
pengering dan kandungan air yang menguap pada kunyit diserap kembali oleh
evaporator. Variasi energi panas diharapkan mampu untuk mempercepat penurunan
kandungan air pada kunyit.
Pada penelitian menggunakan metode eksperimen karena dikerjakan dengan
pengujian perbedaan temperatur 40°C dan 45°C dengan waktu pengujian 5 jam yang
dilakukan di sebuah mesin pompa kalor dengan sistem pengeringan tertutup. Adapun
penempatan produk kunyit bermassa 2100 gram dilakukan pada kabin menggunakan
6 buah rak dimana massa kunyit terbagi menjadi 350 gram sama rata. Analisis akan
dilakukan pada hasil kandungan air akibat variasi temperatur pemanasan dan
koefisien kinerja mesin pompa kalor.
Dari pengujian yang telah dilakukan pada mesin pompa kalor pemanasan
produk kunyit menggunakan variasi temperatur pemanasan menunjukan bahwa
koefisien kinerja rata-rata mesin pompa kalor (COPhp teoritis) sebesar 5,6 dan 5,3
serta pengurangan kandungan air kunyit sebesar 48,8% pada pemanasan 40°C dan
75,6% pada pemanasan 45°C. Semakin besar temperatur pemanasan maka penurunan
kandungan air kunyit semakin besar dan koefisien kinerja mesin pompa kalor
semakin kecil.