Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
YULIASTI, RINI DWI
Jatiningsih, Setiyati
Meinisasti, Resva
Iqoranny, Avrilya
Pudiarifanti, Nadia
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2024-12-09 10:14:59
Abstract :
Latar belakang: Antioksidan dibutuhkan tubuh untuk melindungi tubuh dari serangan radikal bebas. Antioksidan adalah suatu senyawa atau komponen kimia yang dalam kadar atau jumlah tertentu mampu menghambat atau memperlambat kerusakan akibat proses oksidasi. Banyak penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas, radikal bebas dapat mengoksidasi asam nukleat, protein, lipid sehingga menginisiasi terjadinya degeneratif dan kerusakan sel
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antioksidan pada ekstrak etanol daun teh hijau (Camellia sinensis L) dan mendapatkan nilai IC50.
Metode: Metode yang di gunakan adalah metode penghambat radikal bebas DPPH (2,2-Difenil-1-Pikrilhidrazil).
Hasil: Hasil pada penelitian ini diketahui bahwa nilai IC50 yang di peroleh untuk ekstrak etanol daun teh hijau adalah sebesar
Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan kadar antioksidan pada ekstrak daun teh hijau menunjukan nilai intensitas antioksidan yang sangat kuat, dimana menunjukan nilai IC50 sebesar ?g/mL.