Abstract :
ABSTRAK
Analisis Teknikal Perdagangan Saham dengan Indikator Relative Strength
Index (RSI) dan Boillinger Band untuk Menentukan Sinyal Jual dan Beli
pada Saham Pertambangan tahun 2016
Investasi merupakan kegiatan yang dilakukan seseorang dengan menempatkan sejumlah
dana pada saat ini dengan harapan mendapat keuntungan di masa yang akan datang yang
tentunya ada risiko-risiko tertentu yang mengiringi kegiatan tersebut. Salah satunya
berinvestasi melalui pasar modal. Pasar modal merupakan tempat pertemuan antara
pihak-pihak yang memiliki kelebihan dana bagi mereka yang membutuhkan dana dengan
cara perdagangan sekuritas. Salah satu instrument yang dijual di pasar modal adalah
perdagangan saham. Investasi di pasar modal mengandung resiko, untuk menghadapi
resiko tersebut maka investor perlu melakukan analisis saham untuk membantu dalam
pengambilan keputusan menjual atau membeli suatu saham.
Analisis teknikal merupakan analisis terhadap pola pergerakan harga saham di masa
lampau dengan tujuan untuk meramalkan pergerakan harga di masa yang akan
datang.Pola pergerakan harga saham biasanya dipakai untuk menentukan pengambilan
investasi. Grafik Boillinger merupakan perhitungan dari konsep pita perdagangan yang
dapat digunakan untuk mengukur batas ketinggian perdagangan yang dapat digunakan
untuk mengukur batas ketinggian ataupun yang dapat digunakan untuk mengukur batas
ketinggian ataupun batas kerendahan dari harga saham secara relatif terhadap harga
sebelumnya. RSI sendiri merupakan indikator yang membandingkan momentum harga
yakni antara nilai pada saat ini terhadap daya tarik losses yang terjadi.Hasil penelitian
dari pergerakan saham yang kemudian di analisis pada tiga perusahaan go public di Bursa
Efek Indonesia yaitu PT Adaro Energi Tbk terdapat 3 sinyal keputusan investasi. Sinyal
keputusan membeli tampak pada bulan Januari. Sedangkan sinyal keputusan menjual
tampak pada bulan Juli dan Oktober, PT. Tambang Batu Bara Bukit Asam Tbk
menunjukkan terdapat 5 sinyal keputusan investasi. Sinyal keputusan membeli tampak
pada bulan Januari, dan Februari Sedangkan sinyal keputusan menjual tampak pada bulan
April, Oktober, dan Novermber,dan PT. Elnusa Tbk 6 sinyal keputusan investasi. Sinyal
keputusan membeli tampak pada bulan Januari, Februari, September dan November.
Sedangkan sinyal keputusan menjual tampak pada bulan April dan Mei.