Institusion
Universitas Surabaya
Author
Maranatha, Priscilla Rosalyna
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2014-04-01 05:30:37
Abstract :
Resistensi mikroorganisme terhadap antibiotika turunan (3-laktam
merupakan masalah utama terapi penyakit infeksi dengan antibiotika. Hal ini
mendorong dilakukannya penelitian dan pengembangan senyawa antibiotika.
Setelah dilakukan sintesis senyawa N-benzoilsefadroksil oleh Agnes
Laurensia, dilakukan pula uji aktivitas anti bakteri senyawa hasil sintesis
tersebut. Uji aktivitas anti bakteri N-benzoilsefadroksil dilakukan dengan
metode difusi agar menggunakan Cylinder Cup (Ring Diffusion Method),
Escherichia coli A TCC 4157, Pseudomonas aeruginosa A TCC I 0418,
Sarcina lutea ATCC 9341, dan Staphylococcus aurew; ATCC 6571.
Hasil penelitian pada bakteri Escherichia coli A TCC 4157, Sarcina
lutea ATCC 9341 , dan Staphylococcus aureus ATCC 6571 menunjukkan
bahwa aktivitas senyawa N-benzoilsefadroksil hasil sintesis lebih kecil
daripada senyawa sefadroksil. Pada bakteri Pseudomonas aeruginosa ATCC
10418 tidak terjadi daya hambat baik pada senyawa N-benzoilsefadroksil hasil
sintesis maupun senyawa asalnya (sefadroksil).