DETAIL DOCUMENT
Pengaruh senyawa asam 2-(3-(klorometil)benzoiloksi)benzoat terhadap derajat inflamasi paru-paru dan hati pada tikus wistar jantan yang diinduksi Lipopolisakarida
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Helen Kristiana Budi Agung (STUDENT ID : helen.kristiana@gmail.com)
Handi Suyono (LECTURER ID : ..)
Yudy Tjahjono (LECTURER ID : ...)
Subject
Pharmacy 
Datestamp
2020-07-08 09:23:49 
Abstract :
Asam asetilsalisilat merupakan salah satu obat anti-inflamasi non steroid (AINS). Namun terapi menggunakan asam asetilsalisilat dapat menyebabkan tukak lambung. Penelitian terdahulu membuktikan bahwa efek samping senyawa baru turunan asam salisilat yaitu asam 2-(3-(klorometil)benzoiloksi)benzoat dalam menyebabkan tukak lambung lebih ringan dibandingkan asam asetilsalisilat. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini untuk menguji asam 2-(3-(klorometil)benzoiloksi)benzoat sebagai anti-inflamasi dengan pengamatan histologi paru-paru dan hati. Pengujian efektivitas anti-inflamasi menggunakan tikus Wistar jantan yang diinduksi lipopolisakarida (LPS) 0,5 mg/kg. Senyawa asam 2-(3-(klorometil)benzoiloksi)benzoat diberikan 2 kali yaitu jam pertama dan keenam setelah pemberian LPS. Setelah 24 jam pemberian LPS, organ paru-paru dan hati diisolasi kemudian dibuat preparat histologi dengan pewarnaan hematoksilin-eosin. Pemeriksaan preparat menggunakan metode penilaian derajat inflamasi. Pada paru-paru tidak terjadi penurunan (P>0,05) derajat inflamasi apabila dibandingkan dengan kelompok yang diberi LPS saja. Pada hati terdapat penurunan (P>0,05) derajat inflamasi apabila dibandingkan dengan kelompok LPS. Senyawa asam 2-(3-(klorometil)benzoiloksi)benzoat menunjukkan kurangnya efektivitas sebagai anti-inflamasi. 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya