DETAIL DOCUMENT
Penggambaran kearifan lokal(Analisis semiotika pada acara Televisi “Jejak Petualang” episode Larantuka, Naungan adat dan religi)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Flaviana Sri Digna Sogen (STUDENT ID : flavianasogen@gmail.com)
Anastasia Yuni Widyaningrum (LECTURER ID : 0701067803)
. Akhsaniyah (LECTURER ID : 070287602)
Subject
Communication Science 
Datestamp
2020-08-04 02:11:57 
Abstract :
Penelitian ini mengugkapkan bagaimana pengambaran kearifan lokal pada acara televisi Jejak Petualang episode Larantuka naungan adat dan religi. Peneliti mengunakan metode analisis semiotika Charles sander Peirce untuk melihat bagaimana penggambaran kearifan lokal pada media dalam perpektif postkolonial. Dengan menggunkan metode semiotika Charles sander Peirce, peneliti berfokus pada ikon, indeks, dan simbol yang dapat memunculkan intepretan. Pada penelitian ini peneliti menemukan empat pembahasan penting dalam penggambaran kearifan lokal yakni: mengenai penggambaran kearifan lokal dalam agama dan kepercayaan masyarakat Larantuka, penggambaran kearifan lokal dalam mata pencarian masyarakat Larantuka, penggambaran kearifan lokal dalam makan khas Larantuka dan penggambaran kearifan lokal pada kain tenun Larantuka. Dari empat pembahsan tersebut dapat digambarkan bahwa penggambaran kearifan lokal pada Larantuka sangat berkaitan erat dengan bangsa kolonial (bangsa Portugis). Dimana tradisi yang dijalankan oleh masyarakat Larantuka merupakan warisan dari bangsa Portugis. Namun disisi lain masyarakat Larantuka walaupun menjalankan tradisi yang diwariskan bangsa Portugis tetapi mereka masih mempercayakan agama lokal yang mereka peroleh dari nenek moyang mereka. Agar keduanya tidak saling bertentangan, masyarakat Larantuka menyatukan keduanya dalam ajaran agama katolik. Masyarakat Larantuka masih juga tetap mempertahankan kearifan lokal lainya, walaupun dengan perkembangan era globalisasi yang begitu pesat. 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya