Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Felicia Sharleen (STUDENT ID : felsharleen1@gmail.com)
Nanang Krisdinanto (LECTURER ID : ..)
Agatha Winda Setyarinata (LECTURER ID : 88.)
Subject
Communication Science
Datestamp
2021-02-05 01:04:03
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggambaran romansa kaum biseksual dalam media, khususnya video musik. Fokus penelitian ini adalah penggambaran romansa biseksual dalam video musik Shy milik The Magician dan Brayton Bowman yang berdurasi 3 menit 25 detik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif dan metode semiotika milik Charles Sanders Peirce. Semiotika Peirce mengkategorikan teori triangle meaning yang terdiri dari tanda, objek, dan interpretan. Peneliti melakukan analisis terhadap pemilihan verbal berupa lirik lagu dan non-verbal berupa gambar yang berhubungan dengan romansa biseksual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa video musik Shy memiliki gambaran romansa biseksual yang positif. Kelangkaan pada Shy terlihat dalam penggambaran bahwa biseksual bukanlah tema yang populer di media dan jika ada, biasanya memiliki sifat yang merusak. Shy berusaha untuk bersinar dengan mewujudkan penggambaran romansa dan keintiman, mulai dari busana unisex yang tertutup, sentuhan fisik non-sensual, kencan romantis, tatapan mata romantis, ciuman romantis, pengorbanan pada seseorang yang dicintai, serta realitas identifikasi identitas seksual. Hal tersebut tentunya berlawanan dengan banyak media yang menggambarkan romansa biseksual dengan negatif atau vulgar dan erotis untuk menciptakan stereotip biseksual yang cabul serta mengalami kebingungan pada orientasi seksualnya. Dengan begitu, video musik Shy mampu menentang struktur heteronormatif dan homonormatif yang dianut oleh media.