Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Tommy Lee (STUDENT ID : leetommy1919@gmail.com)
Maria Yuliana (LECTURER ID : 0706078605)
Shella Permatasari Santoso (LECTURER ID : 0709119004)
Subject
Engineering
Datestamp
2021-08-31 06:35:53
Abstract :
Glifosat adalah herbisida yang bersifat sistemik. Glifosat dapat mempengaruhi pigmen klorosis berkembang, pertumbuhan berhenti hingga pertumbuhan mati. Glifosat dapat mengendalikan gulma karena herbisida terserap dengan baik hingga mencapai akar sedangkan herbisida lain telah menurunkan kemampuan pengendalian gulma. Glifosat merupakan herbisida non selektif dengan spektrum pengendalian yang luas. Glifosat sangat efektif dalam mengendalikan rumput dan gulma berdaun lebar yang berakar dalam dan diaplikasikan sebagai herbisida pasca tumbuh. Glifosat dihasilkan melalui proses reaksi antara etilen oksida (C2H4O) dengan amonia (NH3). Kegunaan glifosat adalah sebagai herbisida sistemik purna tumbuh yang digunakan dalam pertanian atau perkebunan industri untuk mengendalikan gulma berdaun lebar dan sempit di areal Tanaman Belum Menghasilkan (TBM), Tanaman Menghasilkan (TM), maupun pembibitan.
Berdasarkan analisa ekonomi pada prarencana pabrik ini, diperoleh bahwa investasi pada pabrik glifosat dari etilen oksida dan ammonia ini prospektif. Berikut adalah rincian dari prarencana pabrik sorbitol:
Bentuk perusahaan : Perseroan Terbatas (PT)
Status perusahaan : Swasta
Produksi : Glifosat
Kapasitas produksi : 8.000 ton/tahun
Waktu operasi : 330 hari/tahun
Sistem operasi : Semi-kontinyu
Masa konstuksi : 4 tahun
Waktu mulai beroperasi : Tahun 2024
Bahan baku : Etilen oksida dan Ammonia
Kapasitas bahan baku : Etilen oksida sebesar 11.865,11 ton/tahun
Ammonia sebesar 2.888,65 ton/tahun
Utilitas : Air sanitasi = 3,63 m3/hari
Air proses = 189,78 m3/hari
Air pendingin = 147,37 m3/hari
Air umpan boiler = 141,79 m3/hari
Listrik = 557,063 kW/tahun
IDO = 1.343,85 m3/tahun
Solar= 12,87 m3/tahun
Jumlah tenaga kerja : 114 orang
Lokasi pabrik : Jalan Raya Tuban ? Surabaya (Nasional 1),
Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Provinsi
Jawa Timur
Analisa ekonomi :
o Fixed Capital Investment (FCI) : Rp 965.965.993.153
o Working Capital Investment (WCI) : Rp. 382.858.703.441
o Total Production Cost (TPC) : Rp 497.946.839.945
o Penjualan per tahun : Rp 804.858.157.066
Analisa ekonomi dengan metode Discounted Flow pada harga jual ideal :
? Rate of Return (ROR) sebelum pajak : 11,68%
? Rate of Return (ROR) sesudah pajak : 6,53%
XIV
? Rate of Equity (ROE) sebelum pajak : 23,99%
? Rate of Equity (ROE) sesudah pajak : 13,73%
? Pay Out Time (POT) sebelum pajak : 6 tahun
? Pay Out Time (POT) sesudah pajak : 7 tahun 5 bulan 21 hari
? Break Even Point (BEP) : 44,51 %