Abstract :
Beton bertulang sebagai elemen balok harus diberi penulangan yang berupa
penulangan lentur dan penulangan geser. Lentur pada balok merupakan akibat dari
adanya regangan yang timbul karena adanya beban luar yang menyebabkan serat
pada permukaan elemen memanjang mengalami tarik dan tekan. Tegangan ini
bekerja tegak lurus pada permukaan penampang struktur. Penelitian ini dilakukan
untuk mengkaji tentang kekuatan tulangan ulir dan membandingkan dengan
kekuatan tulangan polos yang telah lazim digunakan. Penelitian ini bertujuan
mengetahui beban lentur maksimal, kuat lentur maksimal, dan besar
perbedaannya antara tulangan polos dan ulir pada balok beton bertulang
sederhana. Lokasi penelitian adalah di Laboratorium Beton di Prodi Teknik Sipil
Universitas Sumatera Utara. Total sampel benda uji yang dibuat sejumlah 6 buah,
tiap variasi dibuat 3 sampel. Variasi yang digunakan adalah dengan tulangan
polos pada 3 buah sampel dan tulangan ulir pada 3 buah sampel lainnya sebagai
tulangan utama dengan diameter 10 mm. Ukuran balok lebar 15 cm dan tinggi 15
cm, dengan bentang balok 50 cm. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa
pada beban lentur maksimal sebesar 38,07 kN dan kuat lentur maksimal sebesar
5,06 MPa untuk tulangan polos, beban lentur maksimal sebesar 59,67 kN dan kuat
lentur maksimal sebesar 7,91 MPa untuk tulangan ulir dan selisih kekuatan lentur
antara kedua jenis tulangan tersebut sebesar 21,9% dan terjadi pada beban lentur
sebesar 21,1 %. Keretakan yang terjadi pada balok beton bertulang yang
menggunakan tulangan polos sebagai tulangan utama terletak di daerah pusat pada
ketiga sampel yang diuji. Sedangkan keretakan yang terjadi pada balok beton
bertulang yang menggunakan tulangan ulir sebagai tulangan utama terletak di
daerah diluar pusat (5% dari jarak antara titik perletakan). Dalam penggunaannya,
tulangan ulir lebih disarankan pada konstruksi besar karena dapat menahan beban
yang lebih besar dibandingkan tulangan polos. Sedangkan tulangan polos
disarankan pada konstruksi sederhana agar lebih ekonomis.
Kata kunci: kuat lentur, tulangan ulir, tulangan polos.