Abstract :
Peran kader kesehatan sebagai mitra kerja tenaga kesehatan
dalam upayah promotif dan preventif sangatlah penting untuk mencegah
terjadinya bahaya bagi ibu hamil karena mereka sangat dekat dengan
masyarakat. Kader dapat secara efektif menyampaikan informasi tentang
kesehatan maternal. Kreativitas kader posyandu dapat mengefisienkan
waktu dalam mengedukasi ibu hamil. Kementerian Kesehatan RI memiliki
visi untuk melakukan digitalisasi di sektor kesehatan sejak awal kehidupan
di dalam kandungan hingga pelayanan kesehatan terpadu. Untuk
mendukung implementasi kesehatan digital harus dibarengi dengan SDM
kesehatan primer dan sekunder dalam hal ini kader posyandu yang
memadai mengenai literasi digital. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui
hubungan Literasi Digital dengan Kreativitas Kader Posyandu dalam
mengedukasi ibu hamil menggunakan media digital tentang imunitas pada
masa kehamilan di wilayah kerja puskesmas Bontonompo 1.
Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan desain Cross
Sectional. Jumlah responden 94 kader posyandu dengan menggunakan
metode purposive sampling dan menggunakan kuesioner untuk
pengumpulan data. Data analisis meliputi analisis univariat dan bivariat
dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa ada hubungan Literasi Digital (Information, Communication,
Content-Creation, Safety, Problem Solving) dengan kreativitas kader.
Literasi digital diperoleh p value = 0,000 yang berarti terdapat hubungan
yang signifikan Literasi Digital (Information, Communication, Content-
Creation, Safety, Problem Solving) dengan kreativitas kader posyandu.
Untuk selanjutnya perlu dilakukan peningkatakan kreativitas kader
melalui pelatihan literasi digital kader posyandu dalam mengedukasi ibu
hamil menggunakan media digitial untuk meningkatkan kreativitas kader.