Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
Nurul Aulia Fani, Nurul Aulia Fani
Subject
S Agriculture (General)
Datestamp
2025-07-08 03:35:56
Abstract :
Pertanian merupakan sektor yang sangat vital dalam perekonomian
indonesia, khususnya daerah pedesaan, dimana mayoritas penduduknya bergantung
pada pertanian. Cengkeh merupakan salah satu tanaman pertanian yang mempunyai
nilai ekonomi yang tinggi, kontribusi cengkeh terhadap pendapatan petani di daerah
ini patut dikaji lebih lanjut. Kabupaten Luwu menempati posisi pertama dengan
produksi cengkeh terbesar di Sulawesi Selatan. Salah satu wilayahnya yaitu
Kecamatan Larompong, Desa Rantebelu.
Tujuan penelitian yaitu (1) Mengetahui jumlah produksi usahatani cengkeh
di Desa Rantebeli, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu. (2) Menganalisis
pendapatan usahatani cengkeh. (3) Menganalisis pendapatan rumahtangga petani
(4) Menganalisis kontribusi usahatan cengkeh terhadap pendapatan rumahtangga
petani. Penelitian dilaksanakan di Desa Rantebelu, Kecamatan Laropong,
Kabupaten Luwu pada November 2024 sampai Februari 2025. Populasi dalam
Penelitian ini petani cengkeh sebanyak 300 orang dan mengambil sampel sebesar
25% dari populasi sehingga diperoleh 75 responden petani cengkeh. Teknik
pengambilan sampel dilakukan secara acak sederhana (simple random sampling).
Analisis data adalah analisis deskriptif, analisis pendapatan dan analisis kontribusi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa, (1) Produksi usahatani cengkeh di
Desa Rantebelu 389,2 Kg/Petani atau sebesar 525,12 Kg/Ha atau 0,53 Ton/Ha,
produktivitas tersebut dapat dikatakan rendah jika dibandingkan dengan
produktivitas 5 tahun terakhir di Kecamatan Larompong. (2) Total pendapatan
usahatani cengkeh didesa tersebut Rp.3.498.343.135 dengan rata-rata pendapatan
sebesar Rp. 46.644.576/ petani atau sebesar Rp. 63.033.210/Ha (3) Rata-rata
pendapatan rumahtangga petani dari usahatani cengkeh sebesar Rp.46.644.576,
usahatani selain cengkeh sebesar Rp.3.723.438 dan luar usahatani sebesar
Rp.28.517.647 berdasarkan uraian tersebut dapat dilihat bahwa pendapatan
ii
usahatani cengkeh lebih besar jika dibandingkan dengan usahatani selain cengkeh
dan kegiatan luar usahatani. (4) Kontribusi usahatani cengkeh terhadap pendapatan
rumahtangga sebesar Rp. 45.822.101 atau 58,69%, jika dilihat dari besarnya
kontribusi tersebut maka kontribusi usahatani cengkeh di Desa Rantebelu,
Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, berdasarkan kriteria jika kriteria 50% -
75% maka kontribusi usahatani cengkeh tergolong tinggi