Abstract :
Padi merupakan salah satu tanaman utama di Indonesia yang menghasilkan
makanan pokok terbesar yaitu komoditi beras yang dikonsumsi masyarakat. Beras
merupakan komoditi strategis karena selain sebagai sumber pokok juga menjadi
sumber penghasilan bagi petani. Pemerintah terus berupaya meningkatkan
ketahanan pangan melalui swasembada beras. Salah satu aspek teknis, teknologi
yang digunakan adalah penggunaan benih unggul karena penggunaan benih
bermutu merupakan kupnci sukses dalam usahatani padi. Sikap petani dapat
memengaruhi keputusan dan perilaku mereka dalam berusahatani. Petani dengan
sikap positif terhadap inovasi pertanian cenderung lebih terbuka untuk mencoba
teknologi dan metode baru, yang pada gilirannya dapat meningkatkan produktivitas
dan efisiensi usahatani mereka.
Tujuan dari penelitian ini adalah (1). Mengidentifkasi karakteristik petani
padi, (2). Mengidentifikasi produksi dan menganalisis pendapatan petani padi
varietas unggul, (3). Menganalisis sikap petani terhadap penggunaan benih padi
varietas unggul, (4). Mendeskripsikan kendala petani dalam penggunaan benih
padi varietas unggul di Desa Labuaja, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone. Sampel
dari penelitian ini adalah kelompok tani yang menggunakan benih padi varietas
unggul inpari 32 di Desa Labuaja, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone dengan
jumlah sampel sebanyak 72 orang. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis
deskriptif, analisis pendapatan, dan analisis multiatribut fishbein.
Hasil penelitian ini yaitu (1). Rata-rata petani berada pada usia 45 Tahun,
didominasi laki-laki, tingkat pendidikan terbanyak SMA, dan rata-rata memiliki
pengalaman bertani 18 tahun. Luas lahan yang dikelola rata-rata 0,51 hektar. (2).
Rata-rata produksi padi sawah varietas unggul sebesar 5.459 kg/ha dengan penerimaan rata-rata Rp 35.480.388/ha. Setelah dikurangi total biaya produksi,
rata-rata pendapatan bersih petani mencapai Rp 24.594.976/ha yang menunjukkan
bahwa penggunaan benih varietas unggul inpari 32 menguntungkan bagi petani. (3).
Sikap petani terhadap penggunaan benih padi varietas unggul tergolong baik.
Atribut yang paling dipercaya dan dianggap penting adalah rasa nasi, harga benih,
ketahanan terhadap hama dan penyakit, serta mutu benih. Rata-rata tingkat
kepercayaan petani terhadap atribut benih unggul inpari 32 adalah 4,01 (kategori
setuju) dan tingkat kepentingan 4,41 (kategori sangat penting) sehingga
menghasilkan rata-rata untuk analisis multiatribut fishbein yaitu 17,79 (kategori
baik). (4). Hambatan utama yang dihadapi petani meliputi serangan hama dan
penyakit, ketersediaan air yang belum memadai, tidak memiliki akses ke sumber
air yang memadai dan harus bergantung pada curah hujan.