Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
Muh. Wahyu Satriawan, Muh. Wahyu Satriawan
Subject
S Agriculture (General)
Datestamp
2025-08-14 02:39:28
Abstract :
Pekarangan Pangan Lestari (P2L) merupakan tempat kegiatan usahatani
yang mempunyai peranan besar terhadap pemenuhan kebutuhan keluarga.
Pekarangan pada dasarnya adalah sebidang tanah yang terletak di sekitar rumah dan
biasanya dikelilingi pagar atau pembatas. Pemanfaatan lahan pekarangan rumah
merupakan salah satu alternatif untuk mewujudkan ketahanan pangan dalam
rumahtangga. Lahan pekarangan dapat dimanfaatkan sebagai tempat untuk
budidaya tanaman sayuran seperti, cabai, tomat, kangkung, kacang panjang dan
berbagai jenis tanaman lainnya.
Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengidentifikasi jenis tanaman
pekarangan yang dibudidayakan kelompok wanita tani di Desa Katumbangan
Lemo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, (2) Menganalisis
pendapatan tanaman pekarangan kelompok wanita tani, (3) Menganalisis kontribusi
pendapatan tanaman pekarangan terhadap pendapatan rumahtangga kelompok
wanita tani, (4) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan
Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Penelitian ini dilaksanakan di Desa
Katumbangan Lemo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar
selama tiga bulan, mulai dari April 2025 sampai Juni 2025. Populasi dalam
penelitian ini yaitu, anggota kelompok wanita tani di Desa Katumbangan Lemo
yang berjumlah 75 orang dan penentuan sampel secara sensus. Metoda analisis data
yang digunakan yaitu, Analisis Deskriptif, Analisis Pendapatan, Analisis Dampak
Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dan Analisis Regresi Linear Berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada 4 jenis tanaman pekarangan
yang dibudidayakan kelompok wanita tani di Desa Katumbangan Lemo yaitu,
cabai, tomat, kangkung dan kacang panjang. (2) Seluruh responden dalam
memproduksi tanaman pekarangan menghasilkan pendapatan sebesar
Rp. 21.840.000 dalam satu kali musim panen selama tiga bulan. (3) Kontribusi
pendapatan tanaman pekarangan sebagai dampak terhadap pendapatan
rumahtangga responden adalah sebesar Rp. 291.200 dengan persentase 1,41%
(Tergolong rendah). Hal ini menunjukkan bahwa anggota kelompok wanita tani
program pekarangan pangan lestari memberikan kontribusi terhadap pendapatan
total rumahtangga. (4) Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda
menunjukkan bahwa variabel pengetahuan, motivasi dan peran penyuluh
berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan Program P2L secara simultan dengan
nilai koefisienan determinasi sebesar 64,8%.