Abstract :
PT. Mayora Indah TBK Jayanti 1 merupakan perusahaan yang bergerak di sektor
makanan. PT. Mayora Indah TBK Jayanti 1 sering mengalami kekurangan pada
bahan baku Tepung Kelapa dikarenakan perusahaan belum menerapkan sistem
manajemen persediaan yang tetap. kekurangan Stock ini mengakibatkan
terhambatnya pengiriman barang untuk produksi. Penelitian ini bertujuan untuk
mengatasi kekurangan Stock bahan baku Tepung Kelapa dengan mengetahui
persediaan produk menggunakan metode peramalan terbaik dan metode
pengendalian persediaan dengan biaya yang paling optimal. Pada penelitian ini
menggunakan metode peramalan Moving Average, Trend Linear, dan Trend
Kuadratik. Dari metode peramalan yang digunakan, didapatkan metode
peramalan terbaik adalah Trend Linear karena memiliki nilai Error paling kecil
yaitu MAD = 26, MSE = 891,6, MAPE = 8,38%. Pendekatan teknik Lot Sizing
menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ), dan Period Order
Quantity (POQ). Dari hasil penelitian menunjukan bahwa metode pengendalian
persediaan Periode Order Quantity (POQ) adalah yang lebih baik dengan Jumlah
Pemesanan = 2129 sak, Periode Pemesanan = 3 kali per 20 minggu, Safety Stock
= 45 sak, Re Order Point = 416 sak, Total Biaya Persediaan = Rp. 22.405.594,
Total biaya persediaan / 5 bulan = Rp. 67.216.782.