Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan berpikir
kritis dengan pemahaman konsep matematika. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei yang digunakan
melalui statistik SPSS. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV SDN
Tangerang 2 Kota Tangerang dengan populasi sebanyak 58 siswa dan sampel
sebanyak 48 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random
Sampling. Instrumen penelitian yang dilakukan adalah angket dan tes soal berupa
essay. Instrumen pengambilan data untuk kemampuan berpikir kritis (variabel X)
menggunakan angket Skala Likert dengan pilihan jawaban 1-5 dan pemahaman
konsep matematika (variabel Y) menggunakan essay. Hasil penelitian ini terdapat
hubungan signifikan antara kemampuan berpikir kritis dengan pemahaman konsep
matematika siswa kelas IV SDN Tangerang 2 Kota Tangerang, dengan nilai rhitung
atau pearson correlation 0,585 dengan nilai signifikan 0,001. Yang berarti jika
kemampuan berpikir kritis siswa tinggi maka pemahaman konsep matematika siswa
akan semakin baik, begitupun sebaliknya. Hal ini dapat dibuktikan dengan nilai
koefisien determinasi yaitu sebesar 34,2% dan sisanya sebesar 65,8% dipengaruhi
oleh faktor lain.