DETAIL DOCUMENT
PENURUNAN LEAD TIME MANUFACTURING DENGAN PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING STUDI KASUS DI PT. MKM
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Tangerang
Author
Sholehah, Sholehah
Subject
TS Manufactures 
Datestamp
2025-01-20 06:57:08 
Abstract :
Dalam dunia industri sangat diperhatikan efisiensi capacity produksi dimana lead time manufacturing pembuatan Outsole Sepatu dipengaruhi oleh kegiatan yang tidak bernilai tambah (Non Value Added) dan kegiatan yang tidak bernilai tambah tetapi diperlukan (Necessary Non Value Added) dimana didalamnya terdapat beberapa pemborosan yang terjadi. Kegiatan tersebut berupa bagian penyimpanan sementara di bagian cooling room dan proses rework produk cacat. Metode yang digunakan adalah Lean Manufacturing, tools yang digunakan adalah Value Stream Mapping (VSM) dan Proses Activity Mapping (PAM). VSM digunakan untuk mengidentifikasi aktivitas yang memiliki waktu siklus berlebih dari takt time, dilanjutkan dengan pemetaan proses Activity Mapping untuk menganalisa aktivitas yang tidak bernilai tambah (Non Value Added). Berdasarkan hasil penelitian dari 4110 detik lead time proses 3600 detik merupakan aktivitas non-value added. Proses rework dan penyimpanan bahan di cooling room teridentifikasi memiliki nilai terbesar penyumbang lead time maka rework harus dihilangkan. persentase Process Cycle Efficiency (PCE) mengalami kenaikan. Pengurangan proses bahan lembaran yang sudah jadi didinginkan ke cooling room dan proses rework dapat menghemat waktu bekerja sekitar 60 menit. Penghematan jam kerja dapat meningkatkan kapasitas produksi outsole sehingga produktivitas meningkat dan target pun tercapai. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Tangerang