Abstract :
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, dengan tempat penelitian
ditentukan menggunakan cara purposive sampling area. Penelitian ini
dilaksanakan di SMP Negeri 1 Grujugan. Responden penelitian ditentukan setelah
dilakukan uji homogenitas. Penentuan sampel penelitian dengan cluster random
sampling. Rancangan penelitian menggunakan control group pre-test post-test
design. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi,
wawancara, tes, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji ð‘¡ untuk
menjawab rumusan masalah yang pertama dan menggunakan persentase aktivitas
dan frekuensi siswa untuk menjawab rumusan masalah yang kedua.
Analisis data menggunakan uji ð‘¡ untuk mengetahui perbedaan hasil belajar
siswa diperoleh nilai ð‘¡â„Žð‘–ð‘¡ð‘¢ð‘›ð‘” = 3,42 dan nilai ð‘¡ð‘¡ð‘Žð‘ð‘’ð‘™ = 2,002 sehingga ð‘¡â„Žð‘–ð‘¡ð‘¢ð‘›ð‘” >
ð‘¡ð‘¡ð‘Žð‘ð‘’ð‘™ , maka hipotesis nihil (ð»0) ditolak dan hipotesis kerja (ð»ð‘Ž ) diterima. Hasil
analisis aktivitas siswa diperoleh persentase aktivitas siswa sebesar 77,78% dan
dapat dikategori aktif.
Berdasarkan analisis data yang diperoleh, maka kesimpulan dari penelitian
ini adalah: (1) ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar fisika dengan
metode buzz group dengan authentic assessment dan pembelajaran konvensional
pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Grujugan tahun ajaran 2010/2011, (2)
aktivitas belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Grujugan tahun ajaran 2010/2011
selama mengikuti pembelajaran fisika menggunakan metode buzz group dengan
authentic assessment termasuk dalam kategori aktif.