DETAIL DOCUMENT
PENGARUH STERILISASI TERHADAP GINJAL DAN KADAR VITAMIN D PADA TIKUS JANTAN DAN BETINA = THE EFFECT OF STERILIZATION ON KIDNEYS AND VITAMIN D LEVELS IN MALE AND FEMALE RATS
Total View This Week0
Institusion
Universitas Hasanuddin
Author
HAMRIA PRATIWI (STUDENT ID : P062191022)
Dr. dr. Irfan Idris, M.Kes. (LECTURER ID : 0003116703)
Dr. drh. Dwi Kesuma Sari (LECTURER ID : 0016027302)
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2021-11-15 02:21:58 
Abstract :
HAMRIA PRATIWI. Pengaruh Sterilisasi Terhadap Ginjal Dan Kadar Vitamin D Pada Tikus Jantan Dan Betina (dibimbing oleh Irfan Idris dan Dwi Kesuma Sari) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sterilisasi pada tikus jantan dan tikus betina terhadap kadar vitamin D dan gangguan ginjal dengan melihat histopatologi ginjal. Penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimental dengan desain Posstest-Only Kontrol Group Design. Sebanyak 24 tikus wistar yang terdiri atas 12 tikus jantan dan 12 tikus betina masing-masing dibagi menjadi dua kelompok yaitu: 6 tikus betina sterilisasi (ovariohysterectomy), 6 tikus betina nonsterilisasi, 6 tikus jantan sterilisasi (orchiectomy), dan 6 tikus jantan nonsterilisasi. Tikus wistar yang telah berusia 10 minggu dipindahkan ke kandangnya masing-masing dan diberikan pakan biasa kepada seluruh kelompok tikus selama 7 hari sebagai proses adaptasi, setelah itu dilakukan sterilisasi pada kelompok sterilisasi. Setelah 6 minggu pascaperlakuan, usia tikus 16 minggu dilakukan pengambilan darah untuk pemeriksaan kadar vitamin D menggunakan metode Elisa yang dilakukan di Hum-Rc Rumah Sakit Universitas Hasanuddin dan pengambilan Ginjal untuk pemeriksaan histopatologi ginjal di Balai Besar Veteriner Maros. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kadar vitamin D pada kelompok ovariohysterectomy lebih rendah dibandingkan dengan kelompok nonsterilisasi dan signifikan (Mann-withney, p<0,05). Pada kelompok orchiectomy juga lebih rendah dibandingkan kelompok nonsterilisasi dan tidak signifikan (independent t-test, p>0,05). Hasil histopatalogi pada kelompok ovariohysterectomy terdapat ginjal normal sebanyak 2 dan 4 mengalami kerusakan sedang, sedangkan pada kelompok nonsterilisasi terdapat ginjal normal sebanyak 5 dan 1 mengalami kerusakan ringan dengan hasil yang diperoleh tidak signifikan (Chi-Square, p>0,05), pada kelompok orchiectomy terdapat kerusakan ringan sebanyak 3 dan 3 mengalami kerusakan sedang, sedangkan pada kelompok nonsterilisasi terdapat ginjal normal sebanyak 5 dan 1 mengalami kerusakan ringan dengan hasil yang signifikan (Chi-Square, p<0,05). Kata kunci: sterilisasi, vitamin D, gangguan ginjal, histopatalogi 
Institution Info

Universitas Hasanuddin