Abstract :
Keberhasilan suatu perusahaan sangat dipengaruhi oleh kinerja karyawannya.
Untuk mencapai kinerja yang maksimal, maka pemimpin harus mampu menciptakan
kondisi yang dapat mendorong dan memungkinkan karyawan untuk mengembangkan
dan meningkatkan kemampuan serta keterampilan yang dimiliki secara optimal. Salah
satu faktor yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan adalah gaya komunikasi. Gaya
komunikasi yang biasa digunakan oleh suatu instasi atau organisasi yaitu gaya
komunikasi assertive style. Gaya komunikasi assertive style yaitu sikap tegas, percaya
diri dan sangat menghargai dirinya sendiri juga orang lain. Adapun dalam prosesnya
masih terdapat pemimpin dan karyawan yang belum efektif menggunakan gaya
komunikasi ini sehingga tidak terjalin hubungan baik antara pemimpin dengan
karyawan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Pengaruh Gaya Komunikasi
Asertif terhadap Kinerja Karyawan Perumda Tirta Pakuan Bogor.
Teori yang digunakan yaitu untuk variabel X (Tekhnik Gaya Asertif)
menggunakan teori dari Doris Hulbert (2017) dimana ada 6 (enam) indikator yaitu
mendengar, menyatakan harapan dengan jelas, memperhatikan, komprmi dan
negosiasi, bersikap gigih, dam memberikan kritik yang efektif dan membangun.
Sedangkan variabel Y (Kinerja Karyawan) menggunakan teori Bernardin dan Russel
(2017) dimana ada 5 (lima) indikator yaitu kualitas, kuantitas, ketepatan waktu,
efektivitas biaya, dan hubungan antar perseorangan. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode asosiatif dengan pendekatan kuantitatif.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa diperoleh rekapitulasi keseluruhan
rataan jawaban responden variabel X sebesar 4,37 dengan kategori Sangat Baik dan
variabel Y yaitu 4,39 dengan kategori Sangat Baik. Kemudian Pengaruh Gaya
Komunikasi Asertif terhadap Kinerja Karyawan Perumda Tirta Pakuan Bogor sebesar
0,567 kategori kuat dengan arah hubungan positif dan searah. Pada perhitungan
koefisien determinasi menjelaskan bahwa kekuatan pengaruh Tekhnik Gaya Asertif
(X) terhadap Kinerja Karyawan (Y) yaitu sebesar 72% dan kontribusi faktor lain adalah
sebesar 28%.
Pemimpin dan karyawan diharapakan dapat secara aktif menggunakan gaya
komunikasi asertif agar dapat mencapai tujuan sesuai dengan target perusahaan.
Kata Kunci: Gaya Komunikasi, Komunikasi Asertif, Kinerja Karyawan