Abstract :
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak peralihan lahan
pertanian sementara terhadap petani di Kelurahan Lingkar Selatan, serta solusi
untuk petani korban peralihan lahan pertanian sementara di Kelurahan Lingkar
Selatan. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan data yang digunakan
data primer dan sekunder. Pengumpulan data menggunakan metode observasi,
wawancara dan dokumentasi. Penentuan informan menggunakan purposive
sampling dan analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa peralihan lahan pertanian sementara terhadap petani di
Kelurahan Lingkar Selatan tidak berdampak terhadap PDRB perkapita, tetapi
hanya berdampak terhadap pendapatan petani itu sendiri. Kemudian peralihan
lahan pertanian sementara terhadap petani di Kelurahan Lingkar Selatan juga
tidak berdampak terhadap angka putus sekolah, angka kesehatan dan sarana
papan. Hal ini dikarenakan petani korban peralihan lahan pertanian sementara di
Kelurahan Lingkar Selatan tetap mencari usaha atau pekerjaan lain sehingga
kebutuhan hidup tetap terpenuhi. Solusi untuk petani korban peralihan lahan
pertanian sementara di Kelurahan Lingkar Selatan yang diberikan oleh Dinas
Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi berupa metode bertani secara
hidroponik, dimana dinas telah memberikan program penyuluhan, pelatihan dan
pembelajaran mengenai metode tersebut. Akan tetapi, solusi yang diberikan oleh
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi belum diterapkan oleh petani
yang menjadi korban peralihan fungsi lahan pertanian sementara di Kelurahan
Lingkar Selatan, karena adanya beberapa kendala seperti keterbatasan modal yang
dimiliki oleh petani untuk menerapkan program hidroponik, ketersediaan lahan
yang terbatas karena lahan pekarangan sempit dan tidak ada lahan lain, serta
kurangnya pengetahuan petani terhadap program hidroponik.
Kata Kunci : kebijakan, peralihan lahan sementara