Abstract :
Binahong (Anredera cordifolia (Ten) steenis) mengandung senyawa aktif
yaitu flavonoid, alkaloid, terpenoid dan saponin yang memiliki aktivitas anti?protozoa dengan menekan jumlah protozoa dalam rumen, sehingga diharapkan
dapat meningkatkan efisiensi pakan dan menjadi pakan alternative bagi ternak
kambing. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh daun binahong
(Anredara Cordifolia (Ten) steenis) sebagai pengganti hijauan dalam ransum
ternak kambing PE terhadap kecernaan NDF, ADF dan hemiselulosa. Penelitian
ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2022 di Peternakan rakyat
Kecamatan Kumpeh Ulu dan Laboratorium Fakultas Peternakan Universitas
Jambi. Materi yang digunakan adalah kambing PE jantan sebanyak 12 ekor
dengan BB rata-rata 18-38kg, daun Binahong dan hijauan berupa rumput bulu
(Brachiaria mutica), timbangan analitik, sekop, ember dan timbangan kambing.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4
perlakuan dan 3 yaitu A = 60% Rumput Bulu + 40% Konsentrat ; B = 55%
Rumput Bulu + 5% Daun Binahong + 40% Konsentrat ; C= 50% Rumput Bulu +
10% Daun binahong + 40% Konsentrat ; D= 45% Rumput Bulu + 15% Daun
Binahong + 40% Konsentrat. Peubah yang diamati adalah kecernaan NDF, ADF
dan hemiselulosa, selanjutnya data dianalisis menggunakan sidik ragam
(ANOVA) dan bila berpengaruh nyata, maka dilakukan uji lanjut dengan uji
Duncan. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa penggunaan daun binahong
(Anredara Cordifolia (Ten) steenis) sebagai pengganti hijauan berpengaruh tidak
nyata (P>0,05) terhadap kecernaan NDF, kecernaan ADF dan kecernaan
hemiselulosa ternak kambing secara In vivo. Kesimpulan daun binahong
(Anredara Cordifolia (Ten) steenis) dapat digunakan sebagai pengganti hijauan
sampai taraf 15% dalam ransum ternak kambing