Abstract :
Pendekatan integratif adalah salah satu alternatif dalam menyelesaikan
masalah untuk menumbuhkan ide baru dalam diri siswa untuk mengomentari
kutipan novel. Kemampuan mengomentari adalah kemampuan memberi
tanggapan melalui keterampilan berbahasa meliputi segi menyimak dan berbicara.
Permasalah yang muncul dari latar belakang adalah Bagaimanakah
proses pembelajaran penerapan pendekatan integratif untuk mengomentari kutipan
novel remaja Laskar Pelangi pada siswa kelas VIII-A SMP Negeri 1 Kapongan
Tahun Pelajaran 2015/2016. Bagaimanakah hasil peningkatan pembelajaran
penerapan pendekatan integratif untuk mengomentari kutipan novel remaja Laskar
Pelangi pada siswa kelas VIII-A SMP Negeri 1 Kapongan Tahun Pelajaran
2015/2016. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses pembelajaran
penerapan pendekatan integratif untuk mengomentari kutipan novel remaja Laskar
Pelangi pada siswa kelas VIII-A SMP Negeri 1 Kapongan Tahun Pelajaran
2015/2016.Mendeskripsikan hasil peningkatan pembelajaran pembelajaran
penerapan pendekatan integratif untuk mengomentari kutipan novel remaja Laskar
Pelangi pada siswa kelas VIII-A SMP Negeri 1 Kapongan Tahun Pelajaran
2015/2016.
Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Sasaran pada
penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VIII A SMP Negeri 1 Kapongan. Tempat
penelitian di SMP Negeri 1 Kapongan pada tanggal 25 April 2016. Teknik
pengumpulan data adalah teknik observasi, teknik dokumentasi, teknik tes, teknik
wawancara dan teknik analisis data.
Hasil analisis data menunjukkan hasil belajar siswa mengalami
peningkatan setelah dilaksanakan tindakan pembelajaran Perbandingan
peningkatan hasil belajar siswa terbukti dari persentase nilai hasil belajar
mengomentari kutipan novel pada prasiklus sebesar 27.27% atau hanya 6 siswa
yang tuntas, kemudian pada siklus I persentase nilai hasil belajar sebesar 45.45%
atau 10 orang siswa yang tuntas dari 22 orang siswa. dan terdapat 18 siswa yang
tuntas dari 22 keseluruhan siswa atau persentase nilai hasil belajar siklus II
sebesar 81.82%. Data setiap siklus dapat dilihat bahwa hasil belajar siswa
meningkat.