Abstract :
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh pelatihan
tehadap kinerja frontliner secara parsial, pengaruh stress kerja terhadap kinerja
frontliner secara parsial, pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja frontliner
parsial dan pengaruh pelatihan, stress kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja
frontliner secara simultan. Penelitian ini dilakukan dengan metode pengumpulan
data dengan cara kuesioner pada 210 karyawan di bank BCA kelapa gading. Sempel
diambil menggunakan rumus slovin. Pengujian kualitas data menggunakan uji
validitas dan realibilitas. Data dianalisis menggunkan analisis regresi linear
berganda dan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian : hasil uji T
menunjukan t-tabel sebesar 6,117 > 1971 dan nilai signifikan 0,000 < 0,05 pelatihan
kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja frontliner. hasil uji T
dimana t-tabel sebesar 5,769 > 1971 dan nilai signifikan 0,000 < 0,05 stres kerja
berpengaruh positif dan sinifikan terhadap frontliner, hasil uji T dimana t-tabel
sebesar 18,927 > 1971 dan nilai signifikan 0,000 < 0,05 lingkungan kerja
berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja frontliner. hasil uji regresi
dngan perolehan nilai uji F sebesar 137,116 f-tabel sebesar 2,65 f-hitung 137,116 >
f-tabel 2,65 dan nilai signifikan 0,000 < 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa
pelatihan, stress kerja dan lingkungan kerja secara simultan berpengaruh signifikan
terhadap kinerja karyawan frontliner. Oleh karena itu kinerja karyawan sangat
berpengaruh dari pelatihan yang dilaksanakan, stress kerja yang di dapat dan
lingkungan kerja yang bersih, aman dan nyaman.