Abstract :
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh mutasi, promosi
jabatan, dan pelatihan terhadap kinerja pegawai negeri sipil pada Badan
Kepegawaian Negara (Studi Kasus Biro Sumber Daya Manusia).
Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan sampling jenuh. Alat
analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda& regresi linier
sederhana, uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolonieritas, dan uji
heteroskedastisitas) dilakukan sebagai persyaratan statistik yang harus
dipenuhi dalam melakukan analisis regresi linier (sederhana dan berganda).
Pengujian hipotesis secara simultan menggunakan uji F sebesar 0,000 < 0,005.
secara parsial menggunakan uji t untuk mutasi 0,000 < 0,005, untuk promosi
jabatan 0,092 > 0,005 dan untuk pelatihan 0,000 < 0,005.
Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh secara simultan antara
mutasi, promosi jabatan, dan pelatihan terhadap kinerja pegawai yaitu
sebesar 74,9% dan sisanya 25,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak
diteliti. Hal tersebut menunjukan bahwa semakin baik mutasi, promosi
jabatan, dan pelatihan maka semakin baik pula kinerja pegawai.