Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Lusia Reni, Sekarsih
Subject
203.5 Sacred Places/Tempat Suci/ kuil, candi, kelenteng, pagoda
Datestamp
2024-06-14 04:16:15
Abstract :
Vihara adalah rumah ibadah agama Buddha, dapat juga
dinamakan
kuil.
Kelenteng adalah rumah ibadah penganut taoisme, maupun konfusianisme. Narnun
di lndonesia, karena orang yang ke Vihara/Kuil/Kelenteng umumnya adalah etnis
Tionghoa, maka menjadi agak sulit untuk dibedakan, karena urnumnya sudah terjadi
sinkritismc antara Buddhisme, Taoisme, dan Konfusianismc. Salah satu contohnya
adalah Vihara Kalyana Milla yang terletak di dacrah Pekojan, Jakarta Baral.
Di kalangan orang Tionghoa masih banyak yang menganut Tridarma atau San
Jiao ( lg Hokkian : Sam Kauw ) yang berarti tiga ajaran yang merupakan
gabungan dari tiga ajaran utarna yang menjadi inti dari agama orang Tionghoa, yaitu
Konghuchuisme, Taosme, dan Buddhisme. Kedatangan para imigran Tionghoa ke
Indonesia tcntunya tidak melunturkan keteguhan dan keyakinan yang mercka pegang
atas
San Jiau
atau salah satu dari ajaran tersebut. Kenyataan ini menunjukkan bahwa
dcngan mcrantaunya orang Tionghoa ke lndoncsia, mcreka tidak mclupakan
kcpercayaan leluhur mereka. Bersamaan dengan ma.kin mapannya kehidupan mereka
di tanah pcrantauan, maka mcrcka pcrlu untuk mcndirikan tempat ibadah sebagai
wujud rasa syukur mereka kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Karena itu berdirilah
tempat-tempat ibadah di wilayah pemukiman mcreka yang kernudian disebut vihara
atau kelentcng, sebagai tempat dilaksanakannya kegiatan rohani dan kegiatan sosial. (
http://id.wikipedia.org/wiki/Wihara)