Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Willy, Yoseph
Subject
623.8 Nautical Engineering and Seamanship/Teknik Perkapalan, Teknik Nautika dan Ilmu Angkatan laut
Datestamp
2024-05-13 07:24:20
Abstract :
Peranan angkutan sungai clan danau atau yang dikenal dengan perairan daratan
adalah merupakan alternatif dari banyak moda angkutan. Pemanfaatan angkutan perairan
daratan
sudah berperan cukup lama dalam menunjang sistem angkutan Nasional, terutama
di Kalimantan, Jawa, Sumatera clan lrian Jaya sangat berperan karena terbatasnya atau
kelangkaan moda angkutan lain. Definisi pengerukan menurut Asosiasi Internasional
Perusahaan Pengerukan adalah mengambil
tanah
atau material dari lokasi di dasar air,
biasanya perairan dangkal seperti danau, sungai, muara ataupun laut dangkal, dan
memindahkan atau membuangnya ke lokasi lain. Estimasi
atau
perencanaan awal
rancangan kapal keruk sangat diperlukan dimana alasan utamanya adalah untuk
mendapatkan kapal yang efisien dan sesuai dengan keinginan owner I pemilik. Apabila hal
tersebut dilalaikan maka miss-estimasi akan terjadi dan menyebabkan kapal akan menjadi
tidak efisien. Kapal keruk Raja Jeumpa I yang pada awal direncanakan dengan kecepatan 8
knot ternyata tidak mencapai kecepatan sesuai dengan harapan. Maka dari itu diperlukan
analisa agar diketahui penyebab dari
kegagalan pencapaian kecepatan tersebut. Metode
yang digunakan adalah perhitungan ulang hambatan dan propulsi.