Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Dicky, Pangestu
Subject
670.42 Factory Operation Engineering/Teknik Operasi Pabrik, Teknik Operasi Produksi Kelaskan di sini mesin pabrik, mesin assembling
Datestamp
2024-03-04 05:10:48
Abstract :
Dalam aktivitas proses kerja PT.X dalam pelaksanaannya pada
bagaian warehousing menggunakan metode konvensional yaitu manual
material handling yang terdiri dari aktivitas kerja isi ulang material, picking,
gulungan dan trolley sehingga tidak jarang menimbulkan keluhan-keluhan
sakit oleh operator warehousing yang disebabkan oleh beban kerja yang
berat dan metode kerja yang berisiko.
Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuesioner Nordic
Body Mapping untuk mengetahui proses kerja yang memiliki risiko tertinggi,
lalu melakukan pengukuran beban kerja dengan metode NIOSH dengan
cara menghitung Recommended Weight Limit (RWL) serta risiko kerja
dengan Lifting Index (LI) dan pengukuran antrhopometri tubuh operator
untuk selanjutnya digunakan perancangan alat bantu kerja pada operator
Berdasarkan hasil analisis, bahwasannya proses kerja Gulungan
memiliki nilai keluhan tertinggi yaitu 58% mengeluhkan rasa sakit lalu
peneliti melakukan pengukuran beban kerja terhadap proses kerja
gulungan diperoleh nilai RWL dibawah 45 kg dimana benan angkat actual
45 kg sedangkan pada LI semua aktivitas gulungan memiliki nilai diatas
angka satu artinya memiliki risiko tinggi selanjutnya peneliti mengusulkan
perancangan alat terhadap proses aktivitas gulungan, dengan adanya alat
bantu berpengaruh terhadap proses aktivitas kerja dimana sebelumnya
memiliki 4 aktivitas kerja dengan 3 aktivtas pengangkatan, setelah
menggunakan alat bantu hanya memiliki 1 aktivitas pengankatan kerja dan
mengurangi 2 aktivitas pengangkatan yg memiliki nilai LI di atas 1, alat
bantu juga berpengaruh terhadap kemudahan bekerja setelah dilakukan
analisa dengan menggunakan metode NIOSH diperoleh rekomendasi
pengangkatan yang lebih dari sebelumnya dimana sebelumnya
rekomendasi pengangkatan adalah 14,6 kg setelah menggunakan alat
bantu yaitu 0 kg, dengan dimensi ukuran alat bantu yaitu memiliki panjang
total 4.720mm, lebar total 1500mm, dan tinggi total 833mm, begitupun
dengan potensi risiko cedera sebelumnya dalam keadaan berpotensi risiko
kerja sedangkan setelah alat bantu risiko potensi kerja berkurang.