DETAIL DOCUMENT
KRITIK PENGARANG TERHADAP PERGESERAN NILAI TRADISIONAL MASYARAKAT BAGIAN SELATAN AMERlKA SERIKAT DALAM NOVEL SANCTUARYKARYA WILLIAM FAULKNER
Total View This Week0
Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Eka Padmarani, Novianty
Subject
808.83 Analysis of Novel 
Datestamp
2024-05-08 02:41:53 
Abstract :
Meninjau unsur intrinsik dari novel, penulis rnenemukan bahwa tehnik pencerita "dia-an" maha tahu dapat dengan jelas menggambarkan perwatakan tokoh­-tokoh dalam Sanctuary, yakni tokoh Temple, Popeye dan Horace Benbow. Dari perwatakan ketiga tokoh ini terlihat adanya pergeseran nilai-nilai tradisional yang dikritik pengarang, yang ditunjukkan dengan perbedaan kubu yang diwakili masing­ masing perwatakan tokoh. Satu kubu, yakni kubu yang menggambarkan nilai-nilai yang telah bergeser diwakili oleh perwatakan Temple dan Popeye, yaitu diantaranya dingin, tidak bersahabat, kasar , manipulatif dan egosentris. Kubu yang lain, yang diwakili oleh perwatakan Horace Benbow, menggambarkan nilai-nilai tradisional yang berusaha dipertahankan di tengah derasnya laju modernisasi yang secara perlahan namun pasti mengikis nilai-nilai yang dulu diyakini masyarakat selatan tersebut. Sebagai bukti bahwa pengarang menampilkan potret nyata kehidupan masyarakat selatan tahun 1920-an lewat karyanya dengan maksud mengkritik kondisi masyarakat yang telah kehilangan nilai-nilai tradisional yang dulu mereka anut. 
Institution Info

Universitas Darma Persada