Abstract :
Penelitian ini menganalisis jenis pelanggaran maksim yang terdapat dalam film
?Dumb and Dumber to? yang berlandaskan pada prisnsip kerja Grice. Hal ini
mencakup perhatian dari para pembicara pada pelanggaran maksim. Dalam
melakukan penelitian, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data
diambil dari percakapan dalam film yang dijelaskan secara deskriptif. Langkah
dalam pengumpulan datanya adalah menonton film ?Dumb and dumber to? selama
beberapa waktu untuk memahami keseluruhan isi cerita, mendownload dari internet,
menyalinnya, dan memahami dialog yang berhubungan dengan pelanggaran
maksim.Dari 15 data yang dianalisis peneliti menemukan bahwa keempat maksim
grice dilanggar untuk tujuan tujuan tertentu. Maksim kuantitas dilanggar sebanyak
lima kali (31,25%) yang umumnya bertujuan memberikan informasi tambahan,
maksim kualitas dilanggar dua kali (12,5%) yang bertujuan membesar-besarkan
sesuatu, maksim relavan dilanggar tujug kali (43,75%) yang bertujuan yang bertujuan
untuk memberikan informasi tambahan, terakhir maksim cara dilanggar sebanyak dua
kali (12,5%) yang bertujuan menyampaikan cara unik untuk menyusun kata-kata.
Dari hasil tersebut maksim relavan adalah maksim yang paling sering dilanggar.