Abstract :
Profitabilitas adalah kemampuan perusahaan memperoleh laba dalam
hubungannya dengan penjualan, total aktiva maupun modal sendiri.Rasio
profitabilitas merupakan rasio untuk menilai kemampuan perusahaan dalam
mencari keuntungan.Tingkat profitabilitas yang tinggi pada suatu perusahaan
berarti tinggi pula efisiensi penggunaan modal yang digunakan oleh perusahaan
tersebut. Maka setiap perusahaan akan berusaha untuk meningkatkan
profitabilitasnya, karena semakin tinggi tingkat profitabilitas suatu perusahaan
maka kelangsungan hidup perusahaan tersebut akan lebih terjamin.Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh modal kerja, likuiditas, dan solvabilitas
terhadap profitabilitas pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia. Subjek penelitian adalah Perusahaan Makanan dan
Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dan objek penelitian adalah
Modal Kerja (X1), Likuiditas(Current Ratio) (X2), Solvabilitas(Debt to Equity
Ratio) (X3), dan Profitabilitas(Return On Assets) (Y). Data dikumpulkan dengan
metode kuantitatif kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linier
berganda. Jumlah sampel di penelitian ini 40 sampel dan data berupa laporan
keuangan tahun 2012 -2016..Hasil penelitian menunjukkan bahwa, ada pengaruh
positif dan signifikan secara simultan dari Modal Kerja (X1), Likuiditas (X2),
Solvabilitas (X3) terhadap Profitabilitas (Y) pada Perusahaan Makanan dan
Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan nilai F hitung 21,552
lebih besar dari F table 2,63, dan (2) Ada pengaruh positif dan signifikan secara
parsial Likuiditas (X2) (nilai signifikasi 0,001 < 0,05) dan Solvabilitas (X3) (nilai
signifikasi sebesar 0,018 < 0,05) terhadap Profitabilitas, sedangkan Modal Kerja
(X1) berpengaruh negatif dan signifikan secara parsial (nilai signifikasi 0.072 >
0,05) terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang
Terdaftar di Bursa Efek Indonesia.