Abstract :
Sumber daya manusia sangat dibutuhkan sebagai penggerak dalam
pembangunan perusahaan. Untuk memperoleh keunggulan bersaing, perusahaan
perlu menganalisis sumber daya yang dimiliki. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui pengaruh budaya organisasi dan self efficacy terhadap kinerja
karyawan PT Schneider Electric Manufacturing Batam baik secara parsial maupun
simultan. Dimana variabel independen adalah budaya organisasi dan self efficacy,
mempengaruhi kinerja karyawan sebagai variabel dependennya. Sampel yang
digunakan adalah karyawan yang bekerja di PT Schneider Electric Manufacturing
Batam departemen MCB dan KIWI sebanyak 148 responden. Teknik
pengumpulan data melalui kuesioner. Metode analisis regresi linear berganda.
Hasil perhitungan, diketahui budaya organisasi signifikan terhadap kinerja
karyawan dikarenakan nilai signifikansi 0,001 lebih kecil dari nilai ? 0,05. Nilai
thitung sebesar 3,297 lebih bear dari nilai ttabel 1,976 (H1 diterima), self efficacy
signifikan karena nilai signifikansi dari variabel kinerja karyawan sebesar 0,00
lebih kecil dari nilai ? 0,05 dan nilai t hitung sebesar 5,378 lebih besar dari nilai ttabel
1,976 (H2 ditolak), budaya organisasi dan self efficacy secara bersama-sama
memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan karena nilai Fhitung kedua
variabel 39,289 > Ftabel 3,06 dan nilai signifikan kedua variabel 0,00 < 0,05, maka
hal ini menunjukkan bahwa H3 diterima.