Abstract :
Sumber daya manusia dalam perusahaan harus menjadi perhatian untuk
meningkatkan kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres
kerja, ikatan kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan baik secara
parsial maupun simultan.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi seluruh
karyawan PT Hunting Energi Asia di kota Batam dan 120 sampel. Penelitian
menggunakan kuesioner untuk pengumpulan data dan uji regresi berganda dengan
alat bantu Paket Statistik untuk Ilmu Sosial (SPSS) versi 25. Variabel dependen
dalam penelitian ini adalah kinerja karyawan dan variabel independen penelitian
ini adalah stres kerja, ikatan kerja dan budaya organisasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh tidak
signifikan terhadap kinerja karyawan, hipotesis pertama (H1) ditolak. Ikatan kerja
berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, hipotesis kedua (H2) diterima.
Budaya organisasi berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja karyawan,
hipotesis ketiga (H3) ditolak. Secara simultan stres kerja, ikatan kerja, budaya
organisasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan dan positif terhadap kinerja
karyawan pada PT Hunting Energy Asia di kota Batam, hipotesis ke empat (H4)
ditolak.