Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh administrasi
perpajakan, kualitas pelayanan, dan sanksi denda pajak terhadap kepatuhan wajib
pajak kendaraan bermotor secara parsial maupun simultan. Populasi dalam
penelitian ini adalah wajib pajak orang membayar pajak kendaraan bermotor pada
kantor SAMSAT Batam Center. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 100 wajib
pajak, pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Random
sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah data primer.
Pengolahan data menggunakan program SPSS Versi 23. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa administrasi perpajakan secara parsial tidak berpengaruh
terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor yang ditunjukkan oleh nilai t
hitung sebesar 1,532 < nilai t tabel 1,984 dan nilai signifikan 0,129 > 0,05.
Kualitas pelayanan secara parsial tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib
pajak kendaraan bermotor yang ditunjukkan oleh nilai t hitung sebesar 1,461 < t
tabel 1,984 dan nilai signifikan 0,147 > 0,05. Sanksi denda pajak secara parsial
berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor yang
ditunjukkan oleh nilai t hitung sebesar 2,197 > t tabel 1,984 dan nilai signifikan
0,030 < 0,05. Administrasi Perpajakan, Kualitas Pelayanan dan Sanksi Denda
Pajak secara simultan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak membayar
pajak kendaraan bermotor yang ditunjukkan oleh nilai F hitung sebesar 15,044 >
nilai F tabel 2,70 dan nilai signifikan 0,000 < 0,05, nilai R square sebesar 0,129
atau 12,9% yang artinya variabel Administrasi Perpajakan, Kualitas Pelayanan,
dan Sanksi Denda Pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak
kendaraan bermotor 0,129 atau 12,9% sedangkan 0,871 atau 87,1% dipengaruhi
oleh variabel lain yang tidak di bahas dalam penelitian ini. Dengan hasil
penelitian yang diolah, maka peneliti menyarankan supaya pemerintah agar
mempermudah masyarakat dalam pengurusan administrasi perpajakan serta
kemudahan lainya